Rupiah Ditutup Melemah, Pasar Cermati Ketegangan Energi di Timur Tengah
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mengalami pelemahan tipis pada perdagangan Kamis (12/3/2026). Rupiah ditu
EKONOMI
MEDAN - Makanan pedas ternyata bukan hanya soal cita rasa atau kesenangan semata. Studi terbaru dari The Pennsylvania State University mengungkap bahwa rasa pedas dapat memengaruhi perilaku makan seseorang dengan membuat proses makan menjadi lebih lambat dan porsi yang dikonsumsi lebih sedikit.
Penelitian ini dipublikasikan oleh laman Verywell Health pada Senin (16/6/2025), dan menyebutkan bahwa peserta dewasa yang mengonsumsi makanan pedas seperti cabai sapi dan ayam tikka masala makan lebih perlahan serta mengurangi asupan hingga 11–18 persen.
"Ketika makanan cukup pedas, peserta makan lebih lambat dan mengonsumsi lebih sedikit. Kami hanya mengubah jumlah paprika pedas yang ditambahkan, dan itu sudah cukup membuat perbedaan signifikan," jelas Paige Cunningham, PhD, penulis utama studi tersebut, seperti dikutip dari Antara.
Menurut Cunningham, rasa pedas meningkatkan kesadaran saat makan, yang membuat waktu kunyahan lebih lama dan memberikan sinyal kenyang lebih cepat ke otak dan usus. Menariknya, jumlah air yang diminum peserta tidak berubah, sehingga rasa pedas bukanlah alasan mereka makan lebih sedikit.
Senyawa capsaicin, yang memberikan sensasi pedas pada cabai, telah lama dikaitkan dengan manfaat untuk menekan nafsu makan dan membantu pengelolaan berat badan. John "Wesley" McWhorter, DrPH, RD, menyebut bahwa capsaicin juga memiliki efek antiinflamasi yang dapat mengurangi risiko penyakit kronis.
Namun demikian, Cunningham menegaskan bahwa penelitian ini tidak menjamin penurunan berat badan secara langsung, melainkan menunjukkan potensi untuk mengontrol asupan energi harian secara lebih sadar.
Meski menawarkan sejumlah manfaat, makanan pedas tidak cocok untuk semua orang. Emma M. Laing, PhD, RDN, FAND, dari University of Georgia, memperingatkan bahwa makanan pedas bisa memperburuk kondisi seperti refluks asam, penyakit radang usus, atau bahkan menyebabkan reaksi alergi pada sebagian individu.
"Laing menekankan bahwa kebutuhan nutrisi tetap bisa dipenuhi tanpa makanan pedas, dengan konsumsi buah, sayur, protein, biji-bijian, dan lemak sehat," ujarnya.
Selain menambahkan rasa pedas, memperlambat proses makan juga bisa dilakukan dengan menghindari distraksi seperti ponsel, dan lebih banyak berinteraksi sosial saat makan. "Mengobrol dengan teman saat makan siang bisa mengurangi kalori harian hingga 100 kalori," saran McWhorter.
Kesimpulannya, makanan pedas bisa menjadi strategi alami untuk membantu pengendalian nafsu makan, namun tetap harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.*
(km/j006)
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mengalami pelemahan tipis pada perdagangan Kamis (12/3/2026). Rupiah ditu
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Kamis (12/3/2026), ditutup melemah 27,28 poin atau 0,37 persen ke level 7.362, terc
PENDIDIKAN
HUMBANG HASUNDUTAN PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menyalurkan bantuan rehabilitasi untuk rumah ibadah yang terdampak banjir di K
NASIONAL
LANGKAT Dewan Eksekutif (EK) Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) LangkatBinjai memberikan apresiasi atas kinerja jajaran P
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Mantan personel Polda Sumut, Aipda Erina Sitapura alias ES, bersama tiga rekannya, Gilang Pratama (GP), Ngatimen (N), dan Abdur R
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Kepala Presidential Communications Office (PCO), Hasan Nasbi, mendadak dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepr
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Bob Hasan memastikan revisi UndangUndang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta akan member
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum menuntut aktor Ammar Zoni dengan hukuman sembilan tahun penjara dalam sidang lanjutan perkara dugaan penyala
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar dijadwalkan bertemu Presiden ke7 RI Joko Widodo di Solo pada Kamis, 12 Maret 20
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Masjid Babuttaqwa Polda Aceh, Banda Aceh, Kamis, 12 Maret 2026.
NASIONAL