BREAKING NEWS
Selasa, 26 Mei 2026

Viral di Media Sosial, Benarkah Golongan Darah O Lebih Kuat Imunitasnya? Ini Kata Dokter

- Sabtu, 21 Juni 2025 21:23 WIB
Viral di Media Sosial, Benarkah Golongan Darah O Lebih Kuat Imunitasnya? Ini Kata Dokter
Ilustrasi (foto: halodoc)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Media sosial X (sebelumnya Twitter) tengah diramaikan oleh perbincangan soal golongan darah O yang disebut-sebut memiliki kekebalan tubuh paling kuat dibandingkan golongan darah lain.

Unggahan viral dari akun @Ris******* menyebut bahwa dirinya jarang sakit dan kuat seperti "Ironman", berkat warisan golongan darah O.

Unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 1,5 juta kali, dan memicu banyak warganet berbagi pengalaman serupa.

"Suamiku golongan darah O. Kenal 10 tahun, sakit baru 4 kali. Itu pun hanya sumeng, sehari sembuh," tulis akun @lek*******.

Namun, benarkah golongan darah O benar-benar punya daya tahan tubuh lebih unggul? Berikut penjelasan medisnya.

Kekebalan Tubuh Dipengaruhi Banyak Faktor, Bukan Sekadar Golongan Darah

Menurut Dr. dr. Astuti Giantini, Sp.PK(K), MPH, Dokter Spesialis Patologi Klinik dari FKUI, persepsi bahwa pemilik golongan darah O lebih kebal sebenarnya terlalu disederhanakan.

"Saya kurang setuju dengan kalimat 'golongan darah O memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik', karena itu seperti tidak menghargai pemberian Tuhan," ujarnya .

Astuti menjelaskan bahwa kondisi imun tubuh sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pola makan, lingkungan, gaya hidup, serta riwayat genetik, bukan hanya karena golongan darah.

Golongan Darah O dan Hubungannya dengan Penyakit

Meski demikian, beberapa studi memang menemukan keterkaitan antara golongan darah dan risiko penyakit tertentu:

1. Penyakit Jantung

Studi dari American Journal of Hematology (2021) menyebutkan bahwa orang dengan golongan darah O memiliki risiko lebih rendah terkena serangan jantung dan pembekuan darah dibanding golongan darah lain. Hal ini terkait dengan kadar protein pembekuan darah yang lebih rendah.

2. Kanker

Penelitian dari BMC Cancer (2019) dan Journal of the National Cancer Institute (2010) menunjukkan bahwa golongan darah A dan AB berisiko lebih tinggi terkena kanker lambung dan pankreas, terutama jika terinfeksi bakteri Helicobacter pylori.

3. Covid-19

Penelitian di jurnal Vox Sanguinis (2020) menunjukkan bahwa golongan darah O lebih kecil kemungkinannya terinfeksi SARS-CoV-2, sementara golongan darah A lebih rentan dan berisiko mengalami gejala berat. Namun, data ini masih perlu penelitian lanjutan.

Dokter: Tidak Perlu Terlalu Mempercayai Mitos di Media Sosial

Dr. Glenn E. Ramsey dari Northwestern Medicine menambahkan bahwa walaupun ada indikasi ilmiah, golongan darah bukan satu-satunya penentu risiko penyakit. Menurutnya, memahami golongan darah hanya salah satu langkah dalam mengelola kesehatan secara menyeluruh.

"Membuat pilihan hidup sehat tetap kunci utama. Golongan darah adalah faktor bawaan, tapi yang menentukan kesehatan kita adalah tindakan sehari-hari," tegas Ramsey.

Golongan Darah Bukan Penentu Mutlak Imunitas

Meski golongan darah O dikaitkan dengan sejumlah keuntungan kesehatan, tidak ada bukti ilmiah yang cukup untuk menyimpulkan bahwa mereka punya sistem kekebalan tubuh yang paling kuat. Pemahaman akan hal ini penting agar masyarakat tidak terjebak dalam klaim viral yang menyesatkan.*

(km/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Dua Wajah Indonesia

Dua Wajah Indonesia

OlehYudi LatifSAUDARAKU, orang Indonesia tumbuh dengan ajaran lembut menghormati yang tua, ringan tangan pada tetangga, ramah pada tamu as

OPINI