Polisi Ungkap Perampokan Toko Emas di Tapaktuan dalam 24 Jam, Pelaku Oknum Anggota Polri
TAPAKTUAN Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN -Media sosial X (sebelumnya Twitter) tengah diramaikan oleh perbincangan soal golongan darah O yang disebut-sebut memiliki kekebalan tubuh paling kuat dibandingkan golongan darah lain.
Unggahan viral dari akun @Ris******* menyebut bahwa dirinya jarang sakit dan kuat seperti "Ironman", berkat warisan golongan darah O.
Unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 1,5 juta kali, dan memicu banyak warganet berbagi pengalaman serupa.
"Suamiku golongan darah O. Kenal 10 tahun, sakit baru 4 kali. Itu pun hanya sumeng, sehari sembuh," tulis akun @lek*******.
Namun, benarkah golongan darah O benar-benar punya daya tahan tubuh lebih unggul? Berikut penjelasan medisnya.
Kekebalan Tubuh Dipengaruhi Banyak Faktor, Bukan Sekadar Golongan Darah
Menurut Dr. dr. Astuti Giantini, Sp.PK(K), MPH, Dokter Spesialis Patologi Klinik dari FKUI, persepsi bahwa pemilik golongan darah O lebih kebal sebenarnya terlalu disederhanakan.
"Saya kurang setuju dengan kalimat 'golongan darah O memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik', karena itu seperti tidak menghargai pemberian Tuhan," ujarnya .
Astuti menjelaskan bahwa kondisi imun tubuh sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pola makan, lingkungan, gaya hidup, serta riwayat genetik, bukan hanya karena golongan darah.
Golongan Darah O dan Hubungannya dengan Penyakit
Meski demikian, beberapa studi memang menemukan keterkaitan antara golongan darah dan risiko penyakit tertentu:
1. Penyakit Jantung
Studi dari American Journal of Hematology (2021) menyebutkan bahwa orang dengan golongan darah O memiliki risiko lebih rendah terkena serangan jantung dan pembekuan darah dibanding golongan darah lain. Hal ini terkait dengan kadar protein pembekuan darah yang lebih rendah.
2. Kanker
Penelitian dari BMC Cancer (2019) dan Journal of the National Cancer Institute (2010) menunjukkan bahwa golongan darah A dan AB berisiko lebih tinggi terkena kanker lambung dan pankreas, terutama jika terinfeksi bakteri Helicobacter pylori.
3. Covid-19
Penelitian di jurnal Vox Sanguinis (2020) menunjukkan bahwa golongan darah O lebih kecil kemungkinannya terinfeksi SARS-CoV-2, sementara golongan darah A lebih rentan dan berisiko mengalami gejala berat. Namun, data ini masih perlu penelitian lanjutan.
Dokter: Tidak Perlu Terlalu Mempercayai Mitos di Media Sosial
Dr. Glenn E. Ramsey dari Northwestern Medicine menambahkan bahwa walaupun ada indikasi ilmiah, golongan darah bukan satu-satunya penentu risiko penyakit. Menurutnya, memahami golongan darah hanya salah satu langkah dalam mengelola kesehatan secara menyeluruh.
"Membuat pilihan hidup sehat tetap kunci utama. Golongan darah adalah faktor bawaan, tapi yang menentukan kesehatan kita adalah tindakan sehari-hari," tegas Ramsey.
Golongan Darah Bukan Penentu Mutlak Imunitas
Meski golongan darah O dikaitkan dengan sejumlah keuntungan kesehatan, tidak ada bukti ilmiah yang cukup untuk menyimpulkan bahwa mereka punya sistem kekebalan tubuh yang paling kuat. Pemahaman akan hal ini penting agar masyarakat tidak terjebak dalam klaim viral yang menyesatkan.*
(km/j006)
TAPAKTUAN Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Pemerintah Aceh meraih tiga penghargaan dalam ajang Forum Pemred Multimedia Award 2026 yang digelar di Hotel Alana, Yogyakart
PEMERINTAHAN
JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyayangkan pernyataan advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan ke
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri), Asrul Azis Taba, kembali mengajukan gugatan p
NASIONAL
MAKASSAR Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek strategis nasional Blok Masela resmi memasuki t
EKONOMI
NEW YORK Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, pada Senin (20/7/2026) di
OLAHRAGA
TAPANULI TENGAH Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, memicu banjir setelah t
PERISTIWA
JAKARTA Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, mengkritik pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea
NASIONAL
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, meluncurkan sejumlah program prioritas saat melakukan kunjungan kerja ke Keca
PEMERINTAHAN