BREAKING NEWS
Selasa, 26 Mei 2026

BPOM Tanggapi Isu Indomie Mengandung Etilen Oksida: Trader yang Ekspor, Bukan Produsen

Abyadi Siregar - Jumat, 12 September 2025 21:47 WIB
BPOM Tanggapi Isu Indomie Mengandung Etilen Oksida: Trader yang Ekspor, Bukan Produsen
mi instan Indomie rasa Soto Banjar Limau Kuit (foto: cnbc)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Menurut BPOM, Taiwan memberlakukan standar yang sangat ketat, yaitu kadar EtO total tidak boleh terdeteksi sama sekali dalam produk pangan. Hal ini berbeda dengan regulasi di Indonesia, Amerika Serikat, dan Uni Eropa yang menggunakan pendekatan pemisahan antara EtO dan turunannya 2-kloroetanol (2-CE).

Sebagai informasi tambahan, hingga kini Codex Alimentarius Commission (CAC) — lembaga di bawah WHO/FAO yang bertugas menetapkan standar pangan global — belum menetapkan batas maksimal residu EtO.

Imbauan untuk Konsumen

BPOM menegaskan bahwa seluruh produk pangan yang beredar secara resmi di Indonesia tetap diawasi ketat dan wajib memenuhi standar keamanan pangan nasional. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Penemuan produk Indomie mengandung EtO di Taiwan saat ini tengah ditindaklanjuti oleh BPOM RI dan pihak produsen. Produk tersebut bukan bagian dari ekspor resmi, dan proses penelusuran masih berjalan. BPOM berkomitmen menjaga keamanan pangan nasional serta menjalin kerja sama lintas negara demi melindungi konsumen, baik di dalam maupun luar negeri.*

(ps/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Skandal Indomie! Karyawan Gudang Kompak Gelapkan Mie Instan, Kerugian Capai Rp 1 Miliar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru