Usai Jadi Saksi Dokter Tifa, Politikus PSI Dian Sandi Ngaku Bahagia: Biar Terbuka Terang Benderang
JAKARTA Direktur Media Sosial Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, mengaku bahagia setelah memberikan kesaksian dalam s
NASIONAL
JAKARTA– Kasus kanker usus besar dan rektum pada kelompok muda, khususnya generasi milenial dan Gen Z, terus meningkat setiap tahun.
Data menunjukkan kenaikan sekitar 2 persen per tahun sejak pertengahan 1990-an.
"Awalnya kami kaget, karena pasiennya sangat muda, sehat, tidak punya faktor risiko, bahkan tanpa riwayat keluarga, tapi terdiagnosis stadium 4. Dan kasus seperti ini sekarang makin sering," ujar dokter onkologi saluran cerna dari Harvard Medical School, Kimmie Ng, dikutip dari CNN Health, Sabtu (18/10/2025).Baca Juga:
Dokter Kimmie menekankan pentingnya mengenali gejala awal kanker usus besar. Salah satu tanda utama adalah keluarnya darah bercampur dalam tinja. "Kalau darah tampak tercampur di dalam tinja, bukan hanya di permukaan, itu lebih mengkhawatirkan dan perlu diperiksa," tegasnya.
Gejala lain yang patut diwaspadai meliputi:
- Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
- Perubahan pola buang air besar, seperti sering diare atau sembelit
- Tinja menjadi lebih tipis
- Sakit perut atau perut terasa penuh
- Lemas akibat anemia
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang lahir setelah tahun 1950 memiliki risiko lebih tinggi.
Misalnya, mereka yang lahir pada 1990 berisiko empat kali lebih tinggi terkena kanker rektum dan dua kali lebih tinggi untuk kanker usus besar dibanding generasi sebelum 1950.
"Hal ini menunjukkan penyebabnya tidak hanya genetik, karena gen manusia tidak berubah banyak dalam 30 tahun terakhir," kata Dokter Kimmie.
Para peneliti menduga peningkatan kasus ini berkaitan dengan perubahan lingkungan dan gaya hidup modern, seperti obesitas, kurang aktivitas fisik, pola makan tinggi daging merah, makanan olahan, gula tambahan, serta konsumsi minuman manis berlebihan.
Meski begitu, Dokter Kimmie menekankan bahwa banyak pasien muda yang terkena kanker usus besar sama sekali tidak memiliki faktor risiko. Sebagian dari mereka adalah pelari maraton, makan sehat, hidup aktif, tapi tetap terdiagnosis kanker usus besar," pungkasnya, menegaskan pentingnya pemeriksaan tubuh rutin untuk deteksi dini.*
(vo/M/006)
JAKARTA Direktur Media Sosial Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, mengaku bahagia setelah memberikan kesaksian dalam s
NASIONAL
MEDAN Closing statement paling keras disampaikan Abyadi Siregar dalam Dialog Publik Benang Kusut Konflik Agraria Investasi atau Perampasa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) berperan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Maruli Siahaan, menilai dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto d
NASIONAL
JAKARTA Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Jaya Center Foundation, Budi Mulyawan, mengapresiasi sejumlah langkah pembenahan yang dila
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara mengungkap motif penembakan yang menewaskan anggota organisasi masyarakat (ormas) berinisial DN (40) di Kecam
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, menegaskan pemungutan retribusi daerah tidak boleh hanya berorienta
PEMERINTAHAN
MEDAN Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin alias Ondim mengakui menerima uang Rp900 juta yang dipersoalkan dalam perkara dugaan suap pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyiapkan skema pelatihan vokasi selama empat bulan yang terintegrasi dengan indust
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui deteks
PEMERINTAHAN