PSSI Klarifikasi Isu Paspoortgate, Pemain Timnas Tetap Sah sebagai WNI
JAKARTA PSSI menegaskan proses naturalisasi pemain diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah sesuai ketentuan
OLAHRAGA
JAKARTA — Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berhasil mengidentifikasi bakteri aktinomisetes dari tanah rhizosfer kunyit (Curcuma longa L.) yang memiliki potensi menghasilkan senyawa antikanker efektif terhadap sel kanker payudara.
Temuan ini diumumkan Selasa (17/2/2026) dan menjadi hasil kolaborasi dengan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Applied Pharmaceutical Science Vol. 15 No. 3 (DOI: 10.7324/JAPS.2025.218990), tim peneliti mengisolasi tujuh bakteri aktinomisetes dari tanah perkebunan kunyit di Karanganyar, Jawa Tengah, dan menguji potensi antikankernya secara in vitro terhadap sel kanker payudara T47D.Baca Juga:
Aniska Novita Sari, peneliti BRIN sekaligus perwakilan tim, menyampaikan bahwa salah satu isolat, TC-ARCL7, menunjukkan aktivitas antikanker sangat kuat dengan nilai IC50 0,2 µg/ml, lebih rendah dibandingkan obat kemoterapi doxorubicin, kurkumin murni, maupun ekstrak etanol kunyit.
"Menariknya, isolat ini memiliki toksisitas rendah terhadap sel normal (Vero) sehingga indeks selektivitasnya tinggi. Ini menunjukkan bahwa potensi antikanker tidak selalu berasal langsung dari tanaman obat, namun mikroba di sekitarnya juga berpotensi sama," ujar Aniska.
Menurutnya, pendekatan ini dapat menjadi alternatif dalam pengembangan obat berbasis bahan alam dengan biaya produksi lebih efisien dan sumber daya yang berkelanjutan.
Secara molekuler, isolat TC-ARCL7 memiliki klaster gen biosintesis poliketida (PKS1 dan PKS2) yang berperan penting dalam produksi metabolit antikanker.
Analisis genetik menunjukkan bakteri ini dekat dengan Kitasatospora misakiensis dan Kitasatospora purpeofusca, yang dikenal mampu menghasilkan senyawa bioaktif farmasi.
Meski hasilnya menjanjikan, Aniska menegaskan penelitian ini masih tahap awal.
Tim BRIN berencana melanjutkan riset, termasuk pemurnian senyawa aktif, optimasi produksi metabolit, hingga uji pra-klinik sebelum dikembangkan menjadi kandidat obat antikanker baru yang aman dan efektif.
"Tujuan kami adalah menghasilkan obat berbasis mikroba yang bermanfaat bagi pasien kanker, sekaligus memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan," kata Aniska.*
(cb/ad)
JAKARTA PSSI menegaskan proses naturalisasi pemain diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah sesuai ketentuan
OLAHRAGA
JAKARTA Tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan masih tinggi di tengah ketidakpastian global. S
EKONOMI
TORAJA UTARA Perkelahian yang melibatkan aparat keamanan terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Sela
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo menilai keputusan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga bahan
EKONOMI
JAKARTA Panglima TNI Agus Subiyanto menginstruksikan prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon untuk menghentikan selu
NASIONAL
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi kemunculan fenomena iklim ekstrem yang disebut Godzilla El Nino mulai Apri
NASIONAL
TEHERAN Pemerintah Iran mendesak negaranegara Arab untuk mengusir pasukan Amerika Serikat dari pangkalan militer di kawasan Timur Tenga
INTERNASIONAL
MEDAN Situasi keamanan di kawasan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, kian memburuk. Aksi tawuran antar kelompok yang terjadi hampir se
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rusia dan Belarus menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia di bidang pembangunan infrastruktur antariksa d
INTERNASIONAL
JAKARTA Penyakit campak tidak hanya menyerang anakanak. Kalangan dewasa, terutama di lingkungan urban, juga memiliki risiko terpapar pe
KESEHATAN