BREAKING NEWS
Kamis, 05 Maret 2026

MBG Batu Bara Kembali Disorot, Dugaan Mark Up dan Minim Pengawasan Jadi Sorotan Publik

Muhammad Taufik - Kamis, 05 Maret 2026 13:45 WIB
MBG Batu Bara Kembali Disorot, Dugaan Mark Up dan Minim Pengawasan Jadi Sorotan Publik
Program Makan Bergizi Gratis dari berbagai Sekolah. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATU BARA, SUMATERA UTARA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batu Bara kembali menjadi sorotan awak media.

Program yang sejatinya bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah dinilai masih minim pengawasan dan tindakan tegas dari pihak terkait, khususnya di Kecamatan Tanjung Tiram, Kamis (5/3/2026).

Sorotan ini bukan yang pertama. Sejumlah pemberitaan sebelumnya juga telah mengangkat persoalan serupa terkait kualitas menu dan kesesuaian anggaran MBG di beberapa sekolah dasar di daerah tersebut.

Menu Dinilai Tak Sesuai Juknis dan Nominal Anggaran

Baca Juga:

Berdasarkan pantauan lapangan, menu MBG di SD Negeri 02 Desa Kampung Lalang disebut tidak sesuai dengan petunjuk teknis Badan Gizi Nasional (BGN). Sebagai kebijakan pemerintah pusat, program MBG seharusnya menerapkan standar harga dan komposisi gizi sesuai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SD kelas IV.

Dari informasi yang dihimpun, anggaran MBG per siswa berkisar Rp8.000. Namun, menu yang disajikan dinilai tidak mencerminkan nominal tersebut.

Awak media juga menyoroti tidak adanya label harga atau rincian komposisi menu yang dipajang secara terbuka di sekolah-sekolah, baik SD maupun sekolah menengah di Kecamatan Tanjung Tiram. Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait transparansi pengelolaan anggaran program.

Dugaan Mark Up Anggaran dan Kurangnya Gizi Seimbang

Lebih lanjut, muncul dugaan praktik mark up anggaran dalam pengadaan makanan MBG setelah ditemukan perbedaan signifikan antara nilai anggaran dan kualitas menu yang diterima siswa.

Di SD Negeri 01 Labuhan Ruku, misalnya, siswa kelas V hanya mendapatkan nasi dengan lauk dua potong nugget. Kondisi tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan tidak sesuai dengan prinsip makanan bergizi seimbang sebagaimana tujuan awal program.

Sejumlah pihak menduga adanya upaya memperkaya diri oleh oknum penyelenggara melalui pengurangan kualitas maupun kuantitas menu.

Desakan Evaluasi dan Pengawasan Ketat

Masyarakat dan orang tua murid berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG di Kabupaten Batu Bara.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wakil Gubernur Sumut Bersama Bupati Asahan Tinjau Kesiapan SMAN Rahuning: Pastikan Sekolah Siap Operasional dan Berikan Akses Pendidikan yang Merata
Wali Kota Mahyaruddin Hadiri Penutupan Tadarus Al-Qur’an Pengajian Al Hidayah Tanjungbalai
Warga Villa Cherry 1 Tolak Dapur MBG, Izin SPPG Tak Sah
Koperasi Merah Putih Sukamaju Hentikan Operasional, Pemko Binjai Diminta Ambil Langkah Strategis
Bapenda Batu Bara Ikuti KATALIS P2DD 2026, Perkuat Digitalisasi Pendapatan dan Belanja Daerah
Copot Kadis Pertanian BatuBara, Diduga Proyek Irigasi Abal Abal Sei Mataram Disorot DPRD Gerindra.
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru