Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Wamenkes menekankan bahwa keberhasilan eliminasi TB tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan.
Menurutnya, pemerintah daerah, kader kesehatan, TP PKK, camat, lurah, pangulu, hingga masyarakat harus terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan penemuan kasus.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap sektor kesehatan di daerahnya.
Menurut Anton, Kabupaten Simalungun memiliki wilayah yang luas sehingga membutuhkan strategi pelayanan kesehatan yang menjangkau hingga pelosok desa.
"Kabupaten Simalungun memiliki wilayah yang sangat luas dengan 32 kecamatan, 386 nagori, 27 kelurahan, 46 puskesmas serta ratusan fasilitas kesehatan pendukung. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami untuk memperkuat penemuan kasus TB secara aktif hingga ke pelosok desa," ungkap Bupati.
Ia menegaskan pelayanan kesehatan harus hadir langsung di tengah masyarakat, bukan hanya menunggu warga datang ke fasilitas kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Simalungun telah menetapkan 228 lokus pelaksanaan Skrining TB Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar jangkauan pelayanan semakin luas dan kasus TB dapat ditemukan lebih cepat.
"Kehadiran Bapak Wakil Menteri Kesehatan menjadi penyemangat bagi seluruh tenaga kesehatan dan kader di lapangan untuk terus bekerja memastikan tidak ada masyarakat yang terlewat dari skrining, diagnosis maupun pengobatan TB hingga tuntas," tambahnya.
Bupati juga berharap pemerintah pusat terus memperkuat dukungan sarana dan prasarana kesehatan, termasuk penambahan fasilitas Mobile X-Ray, sehingga pelayanan dapat menjangkau wilayah yang sulit diakses.
"Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan seluruh masyarakat, kami optimistis target eliminasi Tuberkulosis dapat tercapai sehingga terwujud masyarakat Kabupaten Simalungun yang sehat, sejahtera, dan bebas TB," pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Simalungun, Direktur RSUD, para camat, kepala puskesmas, tenaga kesehatan, kader kesehatan, serta para pangulu dan lurah.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.