Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN — Kualitas udara di Kota Medan, Sumatera Utara, terpantau fluktuatif dari kategori sedang hingga tidak sehat pada Kamis, 17 September 2026.
Pada waktu tertentu, konsentrasi partikulat halus PM2.5 tercatat mencapai 61,5 µg/m³.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan perubahan kualitas udara tersebut dipengaruhi kondisi atmosfer, aktivitas manusia, serta kemampuan atmosfer dalam mengencerkan atau mengakumulasi partikulat di dekat permukaan.
Baca Juga:
Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Medan, Utami Al Khairiyah, mengatakan berdasarkan pemantauan pada pukul 11.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Kota Medan tercatat 28,5 µg/m³ atau masuk kategori sedang.
"Hal ini berdasarkan pemantauan kualitas udara, konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Kota Medan, yang terpantau pada hari ini (Kamis) Pukul 11.00 WIB. Tercatat sebesar 28,5 µg/m³ dan masuk dalam kategori sedang," katanya.
Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung sepanjang hari.
Berdasarkan grafik pengamatan BMKG, konsentrasi PM2.5 mengalami perubahan sejak dini hari hingga pagi.
Konsentrasi tertinggi tercatat sekitar 61,5 µg/m³ pada pukul 01.00 WIB dan masuk kategori tidak sehat.
Setelah sempat menurun, konsentrasi kembali meningkat pada pagi hari.
"Pada Pukul 07.00-09.00 WIB, konsentrasi berada di kisaran 37 µg/m³, sebelum kembali menurun menjadi sekitar 28-30 µg/m³ menjelang siang," jelasnya.
Utami mengatakan kondisi tersebut menunjukkan kualitas udara Medan dapat berubah dari waktu ke waktu.
"Masyarakat diimbau tetap memantau informasi kualitas udara dari BMKG, mengurangi aktivitas berat di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, dan menggunakan masker terutama bagi kelompok rentan.seperti anak anak, lanjut usia (Lansia), ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan," tandasnya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.