Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk pada waktu tertentu, Dinas Kesehatan Kota Medan mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah.
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Medan, dr. Shereivia Faradillah, M.K.M, meminta warga yang harus beraktivitas di luar ruangan menggunakan masker dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
"Dalam situasi udara kotor seperti saat ini, masyarakat di imbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Bila terpaksa harus keluar rumah, masyarakat kita imbau untuk menggunakan masker di tempat-tempat umum dan di luar ruangan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)," ucap Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Medan, dr. Shereivia Faradillah, M.K.M, Kamis (17/9/2026).
Menurut Shereivia, terdapat dua faktor yang menjadi penyebab kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Medan, yakni kualitas udara yang buruk dan kondisi cuaca yang ekstrem.
Cuaca ekstrem yang dimaksud antara lain kondisi siang hari yang panas dan terik, kemudian hujan pada sore maupun malam hari.
"Saat ini di Kota Medan sedang terjadi keduanya, yakni kualitas udara yang buruk dan cuaca yang cukup ekstrem," ujarnya.
Dinas Kesehatan Kota Medan mencatat adanya peningkatan kasus ISPA sepanjang 2026.
Untuk periode Januari hingga Agustus 2026, jumlah kasus ISPA yang tercatat mencapai 196.547 kasus.
Data tersebut, menurut Dinkes Medan, juga mencakup penyakit lain seperti pneumonia.
"Total dari Januari - Agustus, kasus ISPA di Kota Medan sudah mencapai 196.547 kasus. Data ini sudah termasuk karena penyakit lain seperti peneumonia," ungkapnya.
Berdasarkan kelompok usia, kasus ISPA tersebut terdiri atas 42.608 kasus pada balita, 29.695 kasus pada anak-anak, 27.986 kasus pada remaja, 65.376 kasus pada orang dewasa, dan 30.882 kasus pada lansia.
Adapun 10 puskesmas di Kota Medan yang menangani kasus ISPA terbanyak adalah Puskesmas Helvetia, Puskesmas Desa Binjai, Puskesmas Kedai Durian, Puskesmas Simpang Limun, Puskesmas Amplas, Puskesmas PB Selayang II, Puskesmas Titipapan, Puskesmas Tegal Sari, Puskesmas Glugur Darat, dan Puskesmas Medan Johor.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.