Maruli Siahaan Soroti Dugaan Kekerasan Seksual di USU, Minta Korban Jangan Takut Melapor
MEDAN Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., me
NASIONAL
JAKARTA – Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), bersama dengan Kementerian Koperasi Republik Demokratik Timor-Leste/Secretary of State for Cooperatives (SECoop) dari Timor-Leste, telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk mengembangkan kapasitas koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kerja sama ini diwujudkan sebagai upaya untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di kedua negara.
MoU tersebut, yang ditandatangani di Jakarta pada hari sebelumnya, menandai komitmen bersama untuk bertukar pengalaman dan bekerja sama dalam pengembangan ekonomi kerakyatan, terutama dalam sektor koperasi dan UMKM. Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting mengingat pertumbuhan ekonomi yang kini tidak hanya terfokus pada satu negara, tetapi juga pada kawasan.
“Kami berkepentingan dengan Timor-Leste untuk tumbuh bersama. Karena kita punya kekuatan di sektor agriculture dan aquaculture,” ucap Teten, menyoroti potensi sektor pertanian dan perikanan sebagai basis kerjasama antara kedua negara.
MoU ini mencakup sejumlah area kerja sama, termasuk pengembangan kapasitas, kemitraan antar koperasi, studi kelayakan terkait pengembangan potensi bisnis koperasi dan UMKM, pelatihan dan kunjungan pertukaran, serta penguatan program UMKM dan koperasi melalui kerjasama regional.
Teten menegaskan bahwa kerja sama ini akan memberikan peluang besar bagi koperasi dan UMKM di kedua negara untuk saling belajar dan berkembang lebih baik. “Kita belajar bersama-sama, learning together, growing together,” ujarnya, menyatakan harapannya bahwa kerja sama ini akan semakin mempererat hubungan antara Indonesia dan Timor-Leste.
Selain itu, kedua pemerintah diharapkan akan melakukan evaluasi bersama terhadap sektor-sektor tertentu yang dapat dikembangkan oleh koperasi dan UMKM, sehingga dapat memperkuat kerja sama kedua negara di masa depan.
Teten juga menekankan komitmen Kemenkop UKM dalam memperkuat ekosistem koperasi melalui berbagai upaya, termasuk penguatan regulasi, digitalisasi, dan integrasi dengan rantai pasokan untuk meningkatkan daya saing koperasi di pasar regional dan global.
Dengan harapan agar MoU ini dapat terlaksana dengan baik, Teten mengajak seluruh pihak untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, dengan harapan dapat dilanjutkan ke periode MoU selanjutnya sebagai bukti kesinambungan kerja sama yang berkelanjutan.
(FZ/011)
MEDAN Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., me
NASIONAL
DELISERDANG Prestasi membanggakan kembali datang dari Sumatera Utara. Caroline Cicilia Nababan, siswi kelas I SD Negeri 18 Rantau Selata
PENDIDIKAN
BENER MERIAH Pemerintah pusat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di kawasan Tanah Gayo, Aceh. Dalam kurun wak
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bergerak cepat menindaklanjuti tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 sebes
PEMERINTAHAN
MEDAN Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi motor penggerak lahirny
NASIONAL
MEDAN Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), diwarnai interup
NASIONAL
MEDAN Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), tak sekadar memb
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mempertanyakan mekanisme verifikasi dalam proses seleksi Taruna Akademi Militer (Akmil)
NASIONAL
KARO Polres Karo menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus tewasnya seorang pendaki Gunung Sibayak berinisial RCH (17). Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas meminta PT Pertamina segera membenahi pelayanan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul antrean pan
PEMERINTAHAN