Limbah di Selokan dan Sampah Belum Teratasi, Warga Desak Copot Plt. Dinas Perkim LH Batu Bara
BATU BARA Usaha Dagang AJRW SDN BHD Jual Ikan dan Potong Ayam di Jl. Imam Bonjol Dusun X Desa Indrayaman Kec. Talawi dan Depan Bank BRI De
PEMERINTAHAN
PEMATANGSIANTAR -Real Estate Indonesia (REI) menargetkan pembangunan 25.000 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Provinsi Sumatera Utara, sebagai bagian dari program pemerintah untuk menyediakan 3 juta rumah subsidi di seluruh Indonesia.
Dari total target tersebut, 2.000 unit akan dibangun di Kota Pematangsiantar dan 1.000 unit di Kabupaten Simalungun.
Ketua Komisariat REI Pematangsiantar, Gabriel K Pandiangan, menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), yang mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 5 Tahun 2025 tentang batas maksimal penghasilan bagi calon pembeli rumah subsidi.
Untuk wilayah Sumatera, NTT, dan NTB, penghasilan maksimal bagi pasangan yang sudah menikah adalah Rp10 juta, sementara untuk lajang sebesar Rp8,5 juta.
Gabriel juga menyebutkan bahwa respons masyarakat Kota Pematangsiantar terhadap program ini cukup positif, dan target pembangunan rumah subsidi ini berpotensi untuk ditingkatkan.
Saat ini, sebanyak 1.000 unit rumah telah dibangun di wilayah Kecamatan Siantar Sitalasari dan Martoba, meskipun beberapa wilayah lainnya seperti Kecamatan Siantar Marihat dan Simarimbun terkendala oleh status lahan yang masih berfungsi sebagai tanah pertanian.
"Untuk tahun ini, rumah-rumah subsidi ini masih dalam tahap pembangunan dan sebagian sudah memasuki tahap akhir. Namun, belum ada yang dihuni. Diestimasikan, masyarakat baru bisa menempati rumah tersebut mulai tahun depan," jelas Gabriel pada Selasa (6/5/2025).
Program 3 juta rumah subsidi ini tidak melibatkan pemerintah daerah secara langsung, namun tetap mendapat dukungan penuh dari pihak Pemda.
Pengusaha properti hanya berhubungan dengan pihak bank untuk proses pembayaran.
Masyarakat yang membeli rumah subsidi juga akan mencicil pembayaran melalui bank, sementara Kementerian PKP memberikan subsidi untuk meringankan beban pembeli.
Pemerintah daerah juga berperan aktif dengan memberikan insentif berupa pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung Masyarakat Berpenghasilan Rendah (PBG-MBR).
BATU BARA Usaha Dagang AJRW SDN BHD Jual Ikan dan Potong Ayam di Jl. Imam Bonjol Dusun X Desa Indrayaman Kec. Talawi dan Depan Bank BRI De
PEMERINTAHAN
JAKARTA Bank Central Asia (BCA) kembali membuka program pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada April 2026 untuk membantu pelaku Usaha M
EKONOMI
OlehAM Hendropriyono.Tulisan ini mengajukan suatu kerangka strategis bertahap bagi integrasi ekonomi Indonesia ke dalam sistem global melal
OPINI
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungbalai terus memperkuat sinergi antar sektor guna mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS (Elok, Maj
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara, Surya, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen PT Bank Sumut (Perseroda) dalam mendam
PEMERINTAHAN
MEDAN Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti acara Halal Bihalal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan yang digelar di Aula Asrama
PEMERINTAHAN
MEDAN Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa begitu kental dalam acara Halal bi Halal yang diselenggarakan oleh Yayasan Geraka
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya perencanaan yang matang, humanis, serta mempertimbangkan aspek es
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan menegaskan kesiapan penuh dalam menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk memperkuat peran Rumah Sakit Umum Da
KESEHATAN