Gelap Berjam-jam, PLN Dipertanyakan: Di Mana Kesiapan Negara Melayani Rakyat?
Pemadaman listrik massal kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Aceh
PERISTIWA
Pakpak Bharat – H. Mutsyuhito Solin, Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Pakpak Bharat 2024, mencatatkan prestasi gemilang setelah meraih 17.690 suara dalam Pilkada Kabupaten Pakpak Bharat 2024. Pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusungnya, bersama Franc Bernhard Tumanggor, dipastikan akan dilantik oleh Presiden Prabowo pada 6 Februari 2025 sebagai bagian dari 19 pasangan kepala daerah di Sumatera Utara.
Lahir di Sidikalang pada 6 Oktober 1958, pria berusia 66 tahun ini memiliki seorang istri, Prof. Dr. Hj. Sri Minda Murni, M.S., dan dikaruniai empat anak. Sebelum terjun ke dunia politik, H. Mutsyuhito Solin dikenal sebagai akademisi berpengalaman, di mana ia pernah menjadi dosen di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Medan (UNIMED) pada 1985 hingga 2020. Selain itu, beliau juga aktif sebagai konsultan pendidikan di Sumatera Utara.
Riwayat pendidikan H. Mutsyuhito Solin dimulai dari SD Negeri 3 Sidikalang, SMP Aisyiyah Sidikalang, hingga SMEA Dwi Warna Medan. Selanjutnya, ia melanjutkan studi ke IKIP Medan, meraih gelar Sarjana Muda pada 1981, Sarjana pada 1984, Magister di IKIP Jakarta pada 1992, dan gelar Doktor dari UNJ pada 2004.
Karier H. Mutsyuhito Solin tidak hanya terbatas pada pendidikan, namun juga mencakup berbagai organisasi dan jabatan penting. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Adat Sulang Silima Marga Solin (2019), Ketua Bidang Korpri Sumut (2012-2017), dan Ketua Dewan Pendidikan Kota Medan (2002-2012).
Berbagai pengalaman tersebut membawa beliau menjadi sosok yang dipercaya masyarakat Pakpak Bharat untuk mendampingi Franc Bernhard Tumanggor dalam memimpin daerah ini. Berdasarkan laporan harta kekayaan yang terdaftar di elhkpn.kpk.go.id, H. Mutsyuhito Solin tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 3.991.000.000 setelah dikurangi utang sebesar Rp 200.000.000.
Harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan yang bernilai Rp 3.490.000.000, alat transportasi berupa dua mobil dengan total nilai Rp 365.000.000, serta kas dan setara kas sejumlah Rp 336.000.000. Harta lainnya, seperti surat berharga, tidak tercantum dalam laporan tersebut. Berikut adalah rincian harta kekayaan H. Mutsyuhito Solin:
Tanah dan Bangunan:
Tanah dan Bangunan di Kota Medan: Rp 1.260.000.000
Tanah dan Bangunan di Kota Medan: Rp 500.000.000
Tanah di Deli Serdang: Rp 120.000.000
Tanah di Deli Serdang: Rp 120.000.000
Tanah dan Bangunan di Kota Medan: Rp 400.000.000
Tanah di Dairi (warisan): Rp 200.000.000
Tanah di Dairi (warisan): Rp 250.000.000
Tanah di Pakpak Bharat (warisan): Rp 240.000.000
Tanah di Dairi: Rp 150.000.000
Tanah di Kota Medan (warisan): Rp 250.000.000
Alat Transportasi:
Mobil Toyota Kijang Innova Mini Bus (2015): Rp 230.000.000
Mobil Toyota Vios Mini Bus (2012): Rp 135.000.000
Kas dan Setara Kas:
Kas: Rp 336.000.000
Mutsyuhito Solin mengungkapkan bahwa harta kekayaan tersebut merupakan hasil usaha dan kerja keras sepanjang hidupnya.(trbn)
(christie)
Pemadaman listrik massal kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Aceh
PERISTIWA
JAKARTA Koordinator Tim Hukum Troya, Refly Harun, mendesak Polda Metro Jaya untuk menghentikan penanganan perkara yang menyeret kliennya
NASIONAL
JAKARTA Tim hukum Troya (Tifa and Roy&039s Advocate) berencana melaporkan Wakil Ketua Peradi Bersatu, Lechumanan ke pihak kepolisian.
NASIONAL
JAKARTA Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menegaskan bahwa misi kemanusiaan untuk Gaza tidak akan berhenti meski sembilan relawan war
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah menyatakan kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih berada dalam posisi yang lebih kuat dibandingkan saat krisis
EKONOMI
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyoroti kinerja sejumlah pejabat di lingkungan kementeriannya yang dinilai menyebabk
PEMERINTAHAN
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap penyebab gangguan listrik yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2
NASIONAL
BANDA ACEH Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh memeriksa sebanyak 15 saksi terkait kasus kebakaran dan pengrusakan yang terjadi
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMATRA UTARA Pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Sumatra Utara pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Peristiwa yang terjadi se
PERISTIWA
DENPASAR TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan kesiapan penuh mendukung pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan di Provinsi Bali. Duk
NASIONAL