Sat Narkoba Polres Binjai Gerebek Barak Diduga Sarang Narkoba, Warga Ikut Dukung Polisi
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menggerebek sebuah barak yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika d
HUKUM DAN KRIMINAL
KABUPATEN KARO, SUMUT – Patung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terletak di Tanah Karo, tepatnya di Desa Kuta Mbelin, Kecamatan Lau Baleng, kini telah selesai dibangun.
Patung yang dinamai "Juma Jokowi" ini merupakan hasil gotong-royong dari masyarakat enam desa dan tiga dusun di wilayah Liang Melas Datas (LMD), Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Pembangunan patung senilai Rp 2,5 miliar ini seluruhnya dibiayai melalui swadaya masyarakat. Bahkan, Bobby Nasution, menantu Presiden Jokowi yang juga menjabat sebagai Gubernur Sumut, turut memberikan kontribusi sebesar Rp 500 juta untuk mewujudkan pembangunan patung tersebut.
Kepala Desa Kuta Mbelin, Efranda Kembaren, menjelaskan bahwa patung Jokowi ini dibangun sebagai bentuk rasa terima kasih masyarakat atas terealisasinya pembangunan jalan sepanjang 37 kilometer di wilayah mereka. Jalan yang sebelumnya rusak parah kini telah diperbaiki dan mempermudah mobilitas warga, serta memperlancar distribusi hasil pertanian, khususnya jeruk yang merupakan komoditas utama wilayah tersebut.
"Patung ini sebagai simbol rasa syukur dan penghormatan dari kami kepada Presiden Jokowi atas pembangunan yang telah membantu perekonomian kami," ujar Efranda.
Patung Jokowi setinggi empat meter ini terbuat dari tembaga dan menggambarkan sosok Jokowi yang memegang buah jeruk di tangan kiri, serta mengepalkan tangan kanan ke atas. Uniknya, bagian bawah patung tidak dilengkapi kaki, melainkan digantikan dengan bentuk api yang melambangkan semangat.
Di sekitar patung, terdapat taman bunga dan ladang jeruk, yang juga menjadi ciri khas dari wilayah Liang Melas Datas.
Donasi dan Dukungan Pembangunan Patung
Efranda menegaskan bahwa seluruh pembangunan patung ini tidak melibatkan dana dari pemerintah, melainkan murni dari sumbangan masyarakat dan beberapa donatur, termasuk Bobby Nasution.
Pada saat peletakan batu pertama pembangunan patung, Bobby Nasution mengatakan bahwa sumbangan Rp 500 juta merupakan bentuk kontribusi keluarga untuk mendukung pembangunan patung sebagai simbol terima kasih kepada Jokowi.
Patung "Juma Jokowi" kini menjadi ikon baru di wilayah Liang Melas Datas, yang akan selalu mengingatkan masyarakat akan kebaikan Jokowi dalam membangun infrastruktur yang sangat dibutuhkan. Meskipun patung telah selesai, area sekitar patung masih dalam tahap penyelesaian dengan progres mencapai 75 persen.
"Kami sangat bangga dengan patung ini. Ini menjadi simbol penghormatan kami kepada Bapak Jokowi atas kontribusinya terhadap wilayah kami," kata Efranda.
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menggerebek sebuah barak yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika d
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil ditangkap Tim Rimueng Koetaradja Satreskrim Polresta Band
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memastikan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh siap menyelenggarakan pendidikan pem
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memiliki kewenangan untuk mengambil alih penanganan perkara dugaan korupsi yang me
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Anda sedang mencari berbagai jenis kain tenun Angkola? Barangkali untuk keperluan acara adat, dll. Atau mungkin rindu dengan aneka j
EKONOMI
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengusulkan pembentukan Komisi Nasional (Komnas) Masyarakat Adat dalam Rancangan
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan status hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adrian
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjelaskan peluang koperasi untuk masuk ke sektor pertambangan, energi, hingga indus
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendapat sorotan dari anggota Komisi XI DPR RI saat membahas kebijakan penempatan S
EKONOMI
JAKARTA Tim kuasa hukum Roy Suryo berencana kembali mengajukan gugatan praperadilan untuk ketiga kalinya terkait penetapan status tersan
NASIONAL