Kasus Narkoba Katingan yang Tewaskan 3 Polisi Masuk Tahap Baru, Tiga Tersangka Dilimpahkan
JAKARTA Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menyerahkan tiga tersangka bandar narkoba yang didug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Pemerintah memutuskan untuk menambah kuota undangan bagi masyarakat umum dalam rangka menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.
Langkah ini diambil menyusul habisnya kuota 8.000 tiket undangan dalam waktu singkat usai dibuka melalui situs pandang.istanapresiden.go.id pada Senin (4/8) lalu.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa penambahan kuota tengah disiapkan dan akan diumumkan dalam waktu dekat.
"Insya Allah, malam ini atau paling lambat besok kami akan umumkan kembali penambahan kuota, baik untuk upacara pagi maupun sore hari," ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/8).
Ia menjelaskan, Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung memberikan arahan agar mayoritas undangan pada momen bersejarah ini berasal dari masyarakat umum, sebagai bentuk keterbukaan dan semangat kebersamaan dalam merayakan kemerdekaan.
"Arahan Presiden jelas, masyarakat harus mendapat porsi utama. Kita akan evaluasi ulang komposisi undangan agar bisa mengakomodasi animo masyarakat yang luar biasa," tambahnya.
Prasetyo juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme tinggi yang ditunjukkan publik.
Di sisi lain, ia memohon pengertian karena keterbatasan kapasitas tempat yang membuat kuota undangan harus dibatasi.
Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa sebanyak 80 persen dari total kuota undangan telah dialokasikan untuk masyarakat umum.
Pengurangan undangan untuk kalangan pejabat negara dilakukan sebagai bentuk komitmen Presiden Prabowo dalam menjadikan perayaan kemerdekaan lebih inklusif dan partisipatif.
"Ini bagian dari semangat baru perayaan kemerdekaan yang lebih terbuka bagi rakyat. Kami ingin menghadirkan suasana yang hangat dan merakyat di Istana," ujar Juri.
Sebagai informasi, masyarakat berkesempatan mengikuti dua sesi perayaan HUT RI ke-80, yaitu upacara pagi dan upacara penurunan bendera pada sore harinya.
Dengan tambahan kuota yang segera dibuka, diharapkan lebih banyak warga dari berbagai latar belakang dapat merasakan langsung semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di jantung ibu kota.*
(cn/a008)
JAKARTA Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menyerahkan tiga tersangka bandar narkoba yang didug
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Politisi senior sekaligus deklarator Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut) M Yusuf Tambunan mendorong adanya pergantian Ketua DPD
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memberikan waktu sekitar satu bulan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengkaji berbagai alternati
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap dugaan penyebab gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di sejumlah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Roy Suryo meminta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membatalkan status tersangka dalam perkara dugaan manipulasi dokumen elektro
NASIONAL
JAKARTA Tim penyidik Polri mendatangi Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelang pelimpahan perkara dugaan korupsi yang menjerat Don Ri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Araf
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan dilibatkan sebagai mitra pemerintah dalam penyaluran berbagai program ekonomi d
EKONOMI
JAKARTA Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta akan menggelar sidang perdana banding perkara korupsi dengan terdakwa mantan Menteri Pendidik
NASIONAL