RI Siapkan Impor 100 Ribu Tabung CNG untuk Gantikan LPG 3 Kg
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan rencana impor sekitar 100 ribu tabung compressed natural gas (CNG)
EKONOMI
Medan — Inflasi di Sumatera Utara (Sumut) pada November 2024 tercatat sebesar 0,54 persen secara month-to-month (mtm), lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang hanya 0,30 persen. Buah tomat menjadi penyebab utama lonjakan inflasi tersebut.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Asim Saputra, menjelaskan bahwa kenaikan harga tomat di beberapa wilayah Sumut menjadi kontributor signifikan terhadap inflasi bulan lalu.
“Komoditas tomat mencatat inflasi cukup besar. Di Pematangsiantar, tomat menyumbang inflasi hingga 80,58 persen secara mtm. Bahkan di Karo, yang merupakan salah satu daerah penghasil tomat, inflasi mencapai 69,42 persen,” ujar Asim saat konferensi pers, Senin (2/12/2024).
Selain di Karo dan Pematangsiantar, harga tomat juga melonjak di Kabupaten Labuhanbatu. Di wilayah tersebut, inflasi tomat tercatat sebesar 63,83 persen. Lonjakan harga ini terjadi akibat tingginya permintaan yang tidak diimbangi pasokan memadai.
“Tomat menjadi penyumbang utama inflasi di Sumatera Utara bulan lalu, bersama dengan komoditas lainnya seperti bawang merah yang juga mengalami kenaikan harga signifikan,” lanjut Asim.
Meski Kabupaten Karo dikenal sebagai salah satu sentra produksi tomat, harga di wilayah tersebut justru ikut terdongkrak. Berdasarkan data BPS, inflasi tomat di Karo mencapai 14,96 persen. Kondisi serupa terjadi di Labuhanbatu dengan inflasi 32,34 persen dan Pematangsiantar sebesar 23,24 persen.
Asim menjelaskan bahwa dinamika harga di wilayah penghasil tomat menunjukkan adanya gangguan distribusi atau peningkatan biaya produksi.
“Membaiknya harga tomat untuk petani seharusnya menjadi keuntungan, namun dampaknya terhadap inflasi cukup besar karena rantai distribusi yang belum sepenuhnya efisien,” ungkapnya.
Selain tomat, bawang merah juga mencatatkan kontribusi terhadap inflasi Sumut pada November 2024. Kenaikan harga bawang merah menjadi faktor pendukung lain yang turut mengerek laju inflasi di beberapa kabupaten dan kota di Sumut.
Secara keseluruhan, kondisi inflasi di Sumut pada November mencerminkan perlunya langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan, terutama yang memiliki peran signifikan terhadap kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengatasi gangguan distribusi serta memastikan kelancaran pasokan agar harga komoditas tidak terus melonjak.
Inflasi yang tinggi pada November 2024 menjadi peringatan bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan dinamika harga komoditas pangan di Sumut. Tomat, yang menjadi penyumbang utama, menunjukkan perlunya efisiensi dalam pengelolaan produksi hingga distribusi.
(JOHANSIRAIT)
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan rencana impor sekitar 100 ribu tabung compressed natural gas (CNG)
EKONOMI
BANGKALAN Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM Bangkalan Bersatu menggeruduk kantor DPRD Bangkalan, Senin (18/5/2026). Mer
PEMERINTAHAN
MANDAILING NATAL Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 3,2 mengguncang wilayah Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, pada Senin
PERISTIWA
JAKARTA Suasana hangat dan penuh kebahagiaan mewarnai resepsi pernikahan Anselmus Agung Sulaksana dan Tri Sony Saragih yang digelar di J
NASIONAL
SEMARANG Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) RI Farida Farichah mendorong civitas akademika dan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNN
PENDIDIKAN
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera menegaskan bahwa percepatan pemulihan d
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim gabungan lintas instansi yang dipimpin Den Intel Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) I Belawan berhasil menggagalkan upaya penyel
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau progres
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy selesai menjalani pemeriksaan oleh Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo merespons santai desakan sejumlah pihak yang menyarankan dirinya mundur dari jabatan
EKONOMI