BREAKING NEWS
Selasa, 28 April 2026

Sejumlah Menteri Unggah Dukungan ke Presiden Prabowo: "Kami Bersamamu Pak Presiden"

Abyadi Siregar - Minggu, 31 Agustus 2025 14:37 WIB
Sejumlah Menteri Unggah Dukungan ke Presiden Prabowo: "Kami Bersamamu Pak Presiden"
postingan instagram @abdulkadirkarding
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Di tengah gelombang demonstrasi yang melanda berbagai daerah di Indonesia, sejumlah menteri dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto menyatakan sikap tegas dengan mengunggah pesan dukungan di media sosial, Minggu (31/8/2025).

Unggahan itu berisi kalimat pembelaan yang menyoroti langkah Prabowo dalam membongkar praktik-praktik mafia dan korupsi di berbagai sektor strategis nasional.

Isi Unggahan yang Sama, Narasi Dukung Prabowo Hadapi Mafia

Setidaknya tiga menteri terpantau mengunggah gambar dengan pesan yang identik namun menggunakan desain dan foto masing-masing. Mereka adalah:

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas)

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono

Isi unggahan tersebut menyentil keberanian Presiden Prabowo dalam melawan mafia beras, mafia minyak goreng, mafia migas, hingga korupsi di BUMN yang selama ini dinilai luput dari perhatian pemimpin sebelumnya.

"Dear Mr. President, tidak pernah ada pendahulu berani melawan mafia-mafia itu. Kenapa justru saat Bapak membuka semuanya, Bapak yang diserang?" tulis kutipan unggahan tersebut.

Trenggono dan Zulhas menambahkan keterangan singkat, "Kami bersamamu Pak Presiden." Sedangkan Abdul Kadir Karding memberikan narasi lebih panjang dan argumentatif.

Karding: Upaya Bersih-Bersih Negara Melahirkan Perlawanan

Dalam keterangannya, Karding menilai bahwa Prabowo tengah menghadapi resistensi dari kelompok-kelompok lama yang selama ini diuntungkan oleh sistem yang kotor.

"Ketika Presiden mulai membuka dan membersihkan, justru serangan semakin deras. Setiap upaya pemberantasan selalu melahirkan perlawanan dari mereka yang selama ini diuntungkan," kata Karding.

Ia menegaskan sebagai menteri, dirinya akan tetap berdiri bersama Presiden dan memastikan agenda "bersih-bersih" negara tidak mundur meski di bawah tekanan publik.

"Negara harus hadir. Saudara-saudara kita berhak melihat bahwa kekayaan bangsa ini dikelola untuk kepentingan bersama, bukan untuk mafia atau segelintir kelompok," tegasnya.

Latar Gelombang Aksi Nasional

Pernyataan dukungan para menteri ini muncul di tengah demonstrasi besar-besaran yang melanda berbagai kota. Aksi ini dipicu oleh kenaikan tunjangan DPR, serta kemarahan publik atas tewasnya pengemudi ojol Affan Kurniawan, yang dilindas kendaraan taktis Brimob saat aksi di Jakarta.

DPR dan institusi kepolisian saat ini menjadi sasaran kritik tajam dari publik, diiringi gelombang protes yang masih terus berlangsung.

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru