BREAKING NEWS
Jumat, 13 Maret 2026

Kemenag Bangga: PPG Melonjak 700 Persen, Guru Semua Agama Kini Bisa Ikuti PPG

Raman Krisna - Senin, 24 November 2025 09:30 WIB
Kemenag Bangga: PPG Melonjak 700 Persen, Guru Semua Agama Kini Bisa Ikuti PPG
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: Dok. Kemenag)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA- Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) mengalami lonjakan signifikan tahun ini.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut kenaikan peserta mencapai 700 persen dibanding 2024, menjangkau guru lintas agama, dari Islam hingga Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha.

Hal itu ia sampaikan saat acara Bersepeda Onthel Bersama Guru Lintas Iman di Jakarta, Minggu (23/11).

Baca Juga:

Menurut Menag, peningkatan jumlah peserta menjadi indikator kuat kemajuan kesejahteraan dan kompetensi pendidik di Indonesia.

"Banyak kemajuan yang sebelumnya belum pernah kita capai," kata Nasaruddin, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag.

Sepanjang 2025, jumlah peserta PPG mencapai 206.411 guru, melonjak dari 29.933 peserta pada 2024.

Angka ini jauh melampaui tren kenaikan tahunan sebelumnya yang hanya berkisar 20–30 persen.

Selain kualitas guru, pemerintah mencatat kemajuan signifikan dalam aspek kesejahteraan.

Tahun ini, 227.147 guru non-PNS menerima kenaikan tunjangan profesi dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.

Dalam tiga tahun terakhir, 52 ribu guru honorer juga telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Nasaruddin menekankan, program PPG yang lebih inklusif menjadi bukti upaya pemerintah menghilangkan diskriminasi antarlembaga pendidikan.

Ia juga menyebut langkah perbaikan honor guru madrasah sedang dijalankan melalui pembentukan sekolah rakyat, sekolah Garuda, serta revisi Undang-Undang Guru dan Dosen.

"Semua adalah anak bangsa, tidak boleh ada diskriminasi. Guru madrasah sama pentingnya dengan guru SD, dosen perguruan tinggi keagamaan setara dengan dosen perguruan tinggi umum," ujarnya.

Langkah ekspansi PPG ini menjadi sinyal perubahan paradigma pendidikan di Indonesia, menekankan inklusivitas, profesionalisme, dan kesejahteraan pendidik sebagai fondasi kemajuan bangsa.*


(km/um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Alokasikan Rp 16,7 Triliun untuk Peningkatan Kesejahteraan 1,9 Juta Guru pada 2025
Pemerintah Naikkan Tunjangan Guru Non-ASN Rp 500 Ribu Mulai 2025, Kesejahteraan Guru Meningkat
Dari SBY ke Prabowo: Tunjangan Sertifikasi Guru ASN Tetap 1 Bulan Gapok, Apa Janji Baru yang Ditawarkan?
Presiden Prabowo: Pendidikan Profesi Guru 2025 untuk 800 Ribu Guru ASN dan Non-ASN
Prabowo Umumkan Kenaikan Gaji Guru ASN dan Non-ASN, Mulai Januari 2025
PGRI Usulkan RUU Perlindungan Guru Untuk Cegah Kriminalisasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru