Instagram–Facebook Dibanjiri Iklan Judol, Komdigi Siapkan Pertemuan dengan Meta
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan segera melakukan pertemuan dengan pihak Meta menyusul meningkatnya temuan kome
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menegaskan bahwa kasus dugaan korupsi kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh tetap harus diusut terbuka meskipun Presiden Prabowo Subianto menyatakan bertanggung jawab atas pembayaran proyek.
Pernyataan itu disampaikan Mahfud MD melalui kanal YouTube Mahfud MD Official dalam tayangan berjudul "Mahfud MD Tentang Kasus ASDP dan Konflik di PBNU", Selasa (25/11/2025).
"Soal korupsi kaya Whoosh, itu ya wajib bayar, Whoosh Presiden harus bayar karena tanggung jawab kepala negara. Tetapi korupsinya dibuka dong, kan ada keanehan-keanehan di situ, tentang kontraknya bagaimana sampai sekarang nggak ada orang yang tahu, itu harus baru dibuka menurut saya," kata Mahfud.Baca Juga:
Mahfud menegaskan bahwa Presiden Prabowo tidak melarang pengungkapan kasus, melainkan menekankan tanggung jawab negara dalam menyelesaikan proyek dengan China.
"Presiden sebenarnya nggak melarang membuka itu, hanya bilang saya bertanggung jawab. Tapi hukumnya ke dalam harus jalan, karena sampai sekarang nggak ada yang bergerak kecuali KPK hanya aspek pengadaan tanahnya. Di mana tanah negara dijual kepada negara untuk Whoosh, itu sudah indikasi korupsinya kuat. Tapi kontrak-kontraknya siapa yang tahu, kenapa menjadi sekian persen, menurut saya itu harus dibuka karena korupsi," ujar Mahfud.
Terkait kekhawatiran kasus akan menyasar mantan presiden, Mahfud menegaskan hal itu tidak menjadi isu.
"Ndak, ndak nyasar ke situ. Kalau tindak pidana itu kan, tindak pidana itu barangsiapa yang melakukan, kalau tidak melakukan siapapun tidak usah takut," katanya.
Pernyataan Mahfud ini kembali menyoroti urgensi transparansi proyek strategis nasional dan penguatan pengawasan internal agar dugaan korupsi dapat diungkap sepenuhnya.*
(km/um)
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan segera melakukan pertemuan dengan pihak Meta menyusul meningkatnya temuan kome
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi mengenai dugaan dua desa di I
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mulai menggulirkan paket stimulus ekonomi senilai Rp26,34 triliun pada semester II 2026. Kebijakan yang mulai berlaku
NASIONAL
JAKARTA Programprogram strategis nasional yang dijalankan pemerintah diminta tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan apresiasi kepada masyarakat yang berpartisipasi dalam jajak pendapat (polling) penentuan logo resmi Hari U
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Senin (29/6/2026). Bursa saham domestik melema
EKONOMI
JAKARTA Sengketa kepemilikan lahan seluas 3.710 meter persegi di Jalan Gelatik, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selat
NASIONAL
JAKARTA Anggota Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Ir. JP Latumahina, mendorong Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi menye
NASIONAL
JAKARTA Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) kembali menggelar forum akademik The Colors of Commun
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., meresmikan tiga fasilitas baru di lingkungan Polda Aceh, yakni Klinik P
NASIONAL