Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menegaskan bahwa pembentukan siklon tropis di dekat Selat Malaka tergolong tidak lazim. "Dalam lima tahun terakhir cukup banyak siklon yang mendekati Indonesia dan memberi dampak signifikan.
Siklon Tropis Senyar bukan fenomena umum, terutama jika melintasi daratan," ujarnya.
BMKG meminta pemerintah daerah, pelaku sektor kelautan, serta masyarakat umum meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi gangguan transportasi dan aktivitas laut.
Faisal mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan mengutamakan kesiapsiagaan.
"Peringatan dini bukan untuk menimbulkan kepanikan. Dengan prinsip awas, siaga, selamat, diharapkan mitigasi dapat dilakukan lebih cepat menuju zero victim," kata Faisal.*