BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Sumatera dalam Darurat Bencana, Prabowo: Kita Harus Waspadai Kerusakan Lingkungan

Adelia Syafitri - Jumat, 28 November 2025 20:59 WIB
Sumatera dalam Darurat Bencana, Prabowo: Kita Harus Waspadai Kerusakan Lingkungan
Presiden Prabowo Subianto hadiri Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, 28 November 2025. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera: Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Dalam sambutannya di acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025, Prabowo menegaskan bahwa bencana ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan.

"Ini mengingatkan kita bahwa masalah lingkungan sangat penting dalam kondisi perubahan iklim yang kita alami di bumi kita sekarang," kata Prabowo, melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat, 28 November 2025.

Baca Juga:

Prabowo juga mengirimkan doa bagi ribuan warga yang terdampak bencana, mulai dari kehilangan keluarga hingga kerusakan rumah dan infrastruktur.

"Kita turut merasakan kesulitan dan duka saudara-saudara kita yang sedang mengalami bencana alam. Kita berdoa agar Yang Maha Kuasa meringankan penderitaan mereka," ucapnya.

Ia memastikan pemerintah telah dan akan terus menyalurkan bantuan ke semua daerah terdampak melalui berbagai kementerian, lembaga, dan aparat keamanan.

"Pemerintah terus menerus bekerja untuk menyampaikan bantuan segera ke daerah yang bersangkutan," ujarnya.

Kepala BNPB Suharyanto melaporkan bahwa hingga Jumat sore, 174 orang meninggal dunia akibat banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut.

Total 12.546 kepala keluarga (KK) mengungsi ke berbagai titik aman.

BNPB memperingatkan bahwa angka ini masih dapat bertambah, mengingat beberapa wilayah masih terisolasi dan proses pendataan belum selesai.

Rincian korban:
- Sumatera Utara: 116 meninggal, 42 hilang
- Aceh: 35 meninggal, 25 hilang, 8 luka
- Sumatera Barat: 23 meninggal, 12 hilang, 4 luka

"Untuk Sumatera Barat, 23 meninggal dunia, 12 hilang, dan 4 luka," kata Suharyanto.

Pernyataan Prabowo mengenai pentingnya pendidikan lingkungan menegaskan kembali fokus pemerintah pada mitigasi bencana.

Sebelumnya, Presiden meminta dunia pendidikan memasukkan kurikulum lingkungan ke dalam silabus sebagai langkah jangka panjang menghadapi perubahan iklim ekstrem.

Bencana di tiga provinsi ini menjadi ujian awal kebijakan pemerintah dalam penanganan darurat, pemulihan, serta pendidikan lingkungan hidup pada generasi muda.*


(km/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Kirim Tower Listrik ke Sumut Lewat Hercules, Bahlil: Jalan Terputus Bukan Alasan Hentikan Bantuan
Kapolda Aceh Kerahkan 855 Personel BKO untuk Tanggap Darurat Banjir dan Longsor
Prabowo Kerahkan Mahasiswa Teknik Sipil Bangun 300 Ribu Jembatan di Seluruh Indonesia
Ira Puspadewi Bebas Usai Dapat Rehabilitasi Presiden Prabowo: “Semua Senang”
Hujan Deras Tak Menghalangi: Tim LH Perkim Tanjung Tiram Di Bawa koordinator Husni Mubaroq SH Berjibaku Semalaman Bersihkan Sampah Demi Cegah Banjir
Banjir Sumbar Tewaskan 23 Orang, 12 Masih Hilang, 69 Ribu Warga Mengungsi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru