PADANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat mencatat 12 orang masih dinyatakan hilang dan 23 orang meninggal akibat banjir yang melanda wilayah itu, Jumat (28/11/2025).
Hal ini disampaikan Juru Bicara BPBDSumbar, Ilham Wahab.
"Sebanyak 12 orang itu tercatat sebagai laporan orang hilang. Sementara yang luka-luka ada 4 orang," kata Ilham Wahab.
BPBDSumbar saat ini terus melakukan pencarian terhadap korban yang masih terjebak banjir.
Total warga yang terdampak cukup besar, tercatat 69.239 orang mengungsi, tersebar di 14 kabupaten dan kota terdampak, mulai dari Kota Padang, Kabupaten Agam, hingga Kota Padang Panjang.
"Untuk warga lain yang terdampak jumlahnya mencapai 45 ribu jiwa," ujarnya.
Para pengungsi saat ini ditempatkan di kantor-kantor dan fasilitas pemerintah yang aman dari banjir.
Namun beberapa pengungsi memilih berlindung di rumah kerabat sampai kondisi aman.
BPBD menegaskan jika bangunan penampungan tidak memadai, pihaknya akan mendirikan tenda darurat untuk menampung warga terdampak.
Ilham menambahkan, saat ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan pangan, selimut, dan obat-obatan.
Pihak pemerintah pusat melalui BNPB dan kementerian terkait juga telah menyalurkan bantuan logistik dan terus memantau kondisi di lapangan.*