Pleidoi Nadiem Makarim: Chromebook Hemat Rp3,9 Triliun, Mengapa Saya Justru Dituntut?
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyebut kebijakan pengadaan laptop
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA- Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengungkapkan keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki lembaganya dalam merespons bencana banjir dan longsor di Sumatera.
Kondisi ini, menurut dia, menjadi salah satu tantangan terbesar saat melakukan evakuasi korban dalam beberapa hari terakhir.
Syafii menyampaikan hal tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 1 Desember 2025.Baca Juga:
Ia menegaskan bahwa kemampuan Basarnas di lapangan tidak sebanding dengan cakupan wilayah kerja mereka.
"Kalau ditanya apakah Basarnas memiliki sarana-prasarana yang cukup? Kami sampaikan pasti sangat kurang," kata Syafii.
"Harapan Komisi kan kami hadir di setiap kabupaten, sementara kondisi kami jauh dari itu."
Satu Kantor Tangani 18 Kabupaten-Kota
Syafii mencontohkan situasi di Sumatera Barat, salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana paling tinggi.
Di provinsi tersebut, satu kantor Basarnas harus menangani 18 kabupaten/kota sekaligus, dengan jumlah personel yang juga terbatas.
Keterbatasan itu berimbas pada respons evakuasi yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga relawan setempat.
Ia menegaskan bahwa partisipasi warga yang tidak terdampak menjadi kunci penyelamatan pada jam-jam pertama bencana.
"Kami berharap seluruh warga yang tidak terdampak mampu melakukan tindakan awal sambil menunggu tim SAR datang," ujar Syafii.
Beban Kerja Basarnas di Tengah Lonjakan Bencana
Penjelasan Syafii disampaikan di tengah pembaruan data dari BNPB soal korban bencana Sumatera yang telah mencapai 604 orang meninggal.
Ratusan lainnya masih hilang, sementara ribuan warga mengungsi.
Komisi V DPR sebelumnya menyoroti minimnya unit SAR di luar Jawa, sementara tren bencana hidrometeorologi meningkat setiap tahun.
Syafii mengakui kondisi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah pusat.
Dorongan Penguatan Kapasitas SAR Daerah
Sejumlah anggota DPR mendesak pemerintah memperkuat kantor SAR di daerah melalui penambahan peralatan, heli angkut, perahu, hingga personel.
Syafii menambahkan, pembenahan sarpras tidak hanya mendesak, tetapi juga menentukan efektivitas penanganan bencana dalam 72 jam pertama.*
(dtk/um)
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyebut kebijakan pengadaan laptop
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sidang lanjutan kasus dugaan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, kembali digelar di Pengadilan Militer
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman merespons kritik mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal ter
POLITIK
JAKARTA Momen keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke5 RI Megawati Soekarnoputri saat peringatan Hari Lahir Pancasila menja
POLITIK
MEDAN Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadyah (PWM) Sumut, menggelar koordinasi pendampingan dan pemberdayaan p
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (2/6/2026). Mata uang Gar
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 111 Jakarta, Selasa (2/6/2026). Dalam
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menegaskan pentingnya percepatan transformasi digital di berbagai sek
EKONOMI
JAKARTA Diaspora Muda Nusantara menilai diplomasi internasional yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto selama 1,5 tahun terakhir telah
POLITIK
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyatakan dirinya bukan pemim
HUKUM DAN KRIMINAL