Komisi X DPR Dukung Larangan AI Instan di Sekolah, Siswa Tak Boleh Malas Mikir
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang melarang penggunaan kecerdasan
PENDIDIKAN
JAKARTA — Pakar hukum pidana Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad, menilai agenda reformasi di tubuh Kepolisian tak akan berjalan efektif tanpa penguatan mekanisme pengawasan dari luar institusi.
Ia mengingatkan bahwa pengawas eksternal harus menjadi alat kontrol, bukan justru benteng yang memperbesar imunitas aparat.
Dalam rapat Panitia Kerja Reformasi Polri, Kejaksaan, dan Peradilan di Komisi III DPR, Selasa, 2 Desember 2025, Suparji menyebut pengawasan internal Polri sebenarnya telah tersedia, namun kinerjanya belum cukup memuaskan publik.Baca Juga:
Kondisi itu, kata dia, menegaskan perlunya lembaga pengawas eksternal yang lebih kuat dan independen.
Ia mencontohkan perlunya penguatan fungsi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) agar pengawasan terhadap aparat dapat memberi efek jera dan bersifat korektif.
"Pengawas eksternal harus hadir bukan hanya setelah terjadi pelanggaran, tetapi aktif memberi masukan kebijakan," ujarnya dalam forum tersebut.
Suparji menekankan bahwa pembenahan penegakan hukum tak hanya menyasar Polri.
Kejaksaan dan lembaga peradilan, menurut dia, juga membutuhkan reformasi menyeluruh agar dapat bekerja objektif dan mencegah penyalahgunaan wewenang.
Ketiga lembaga hukum itu, katanya, harus bergerak menuju institusi yang cerdas, transparan, dan bebas dari praktik otoritarianisme.
Ia menilai akar berbagai persoalan hukum selama ini banyak dipengaruhi faktor budaya kerja dan lemahnya pengawasan.
Karena itu, perubahan kultur bekerja harus menjadi prioritas, disertai desain pengawasan yang efektif dan produktif.
Suparji mendorong Komisi III DPR untuk memastikan perubahan tersebut berjalan secara fundamental.*
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang melarang penggunaan kecerdasan
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan bahwa nilai tukar rupiah berada dalam kondisi hancur. Pernyataan terseb
EKONOMI
MEDAN Anggota DPRD Sumatera Utara Hendra Cipta meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk meninjau ulang kebijakan honor bagi Tenag
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai Iran merupakan bangsa Arya yang tidak mudah ditaklukkan, meski
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia terus melaksanakan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI meny
NASIONAL
JAKARTA Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq membantah dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberanta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto membuka Sidang Paripurna Kabinet di Istana Merdeka, Jumat (13/3/2026), untuk memastikan mudik Lebaran 2
NASIONAL
MEDAN Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan terus menyelidiki kasus pembunuhan seorang wanita berinisial RS (19) yang jasadnya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia jauh dari yang disebut moratmarit. Pernyataan
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 27 orang, termasuk Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, dalam operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL