Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Sementara itu, Kepala Desa Anggoli, Oloan Pasaribu, menyebut hasil pengecekan lapangan menggunakan drone menunjukkan longsoran mayoritas berasal dari lahan masyarakat.
Ia menilai secara topografi, material kayu dari wilayah tersebut sulit terbawa hingga ke Sungai Garoga.
Ia juga menyinggung rekaman video banjir bandang pada 25 November 2025 yang memperlihatkan arus deras membawa kayu dari Sungai Sosopan hingga Desa Sibiobio, Tapanuli Tengah.
Menurutnya, penyelidikan seharusnya difokuskan pada DAS sisi kiri Sungai Garoga di wilayah Tapanuli Selatan.
"Penyelidikan harus objektif dan menyeluruh. Jangan asal tunjuk," ujarnya.
Dengan menguatnya temuan lapangan dan analisis lingkungan, publik kini menaruh harapan agar penegakan hukum dilakukan secara transparan, berbasis data ilmiah, dan berani menyentuh aktor industri besar demi keadilan ekologis serta keselamatan warga.*
(dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.