BREAKING NEWS
Kamis, 16 April 2026

Wapres Gibran Dengarkan Aspirasi Warga Nias Selatan soal Dugaan Pencemaran Lingkungan

Rindu Halawa - Minggu, 21 Desember 2025 14:59 WIB
Wapres Gibran Dengarkan Aspirasi Warga Nias Selatan soal Dugaan Pencemaran Lingkungan
Wakil presiden RAKA BUMMING RAKA Berdialog dengan tokoh masyarakat aliansi lintas sektoral masyarakat Nias Selatan, tampak Bapak Rendos Halawa, Bapak Dr. Konstan Dakhi, Bapak Agus Gari dan Bapak FD. BMW serta GMKI Nias Selatan di Simpang Tiga Helezalulu
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NIAS SELATAN — Aliansi Masyarakat Lintas Sektoral Nias Selatan menggelar aksi damai menuntut penutupan PT. Gruti dan PT. Teluk Nauli atas dugaan kerusakan dan pencemaran lingkungan di Kepulauan Batu, Minggu (21/12/2025), bertepatan dengan kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

Aksi yang berlangsung di persimpangan Kecamatan Lahusa ini diikuti oleh warga yang membawa spanduk dan poster berisi tuntutan penutupan kedua perusahaan.

Massa menilai keberadaan PT. Gruti dan PT. Teluk Nauli telah menimbulkan dampak serius terhadap ekosistem dan kehidupan masyarakat setempat.

Baca Juga:

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran menghentikan perjalanan sejenak untuk mendengarkan aspirasi perwakilan aliansi.

Ia menanyakan kepemilikan kedua perusahaan dan menyatakan pentingnya penyampaian aspirasi secara langsung agar pemerintah pusat memperoleh informasi faktual dari masyarakat.

"Penyampaian aspirasi seperti ini penting agar pemerintah mengetahui kondisi nyata di lapangan," kata Gibran.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada massa aksi atas penyampaian aspirasi yang berlangsung tertib dan damai.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan akan menindaklanjuti laporan masyarakat dengan pengecekan lapangan secepatnya.

Sementara itu, perwakilan aliansi menegaskan agar PT. Gruti dan PT. Teluk Nauli ditutup tanpa negosiasi demi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan warga.

Ketua GMKI Telukdalam, Mikael Halawa, menekankan pentingnya langkah cepat dan nyata dari pemerintah untuk menangani dugaan pencemaran.

Aliansi menutup aksi dengan harapan pemerintah pusat dan daerah mengambil tindakan tegas, transparan, dan terukur, serta berjanji terus mengawal isu ini.*

(dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jembatan Patemon Jebol, Akses Jalan Tertutup, Ratusan KK Terdampak Banjir di Jember
Prabowo Subianto Ingatkan Kepala Daerah soal Pembalakan Liar di Sumatera
Banjir dan Longsor di Sumatera Akibat Pembalakan Liar dan Izin Tak Terkontrol, Mahfud MD: Semua Bisa Dipidana, Tapi Aparat Tidak Berani
BPBD Bali Evakuasi Warga Usai Puting Beliung Sapu Tiga Bangunan di Jembrana
Zulhas Berani Tanggung Jawab atas Kebijakan Kehutanan Era SBY, Tak Takut Dikecam
Krisis Kesehatan di Sumatera: Gudang Obat Hancur, Layanan Cuci Darah Terganggu
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru