BREAKING NEWS
Selasa, 04 Agustus 2026

Masjid Raya Baiturrahman Dipenuhi Ribuan Warga, UAS Sebut Bencana Tak Hanya Takdir Tapi Ulah Manusia

- Jumat, 26 Desember 2025 19:34 WIB
Masjid Raya Baiturrahman Dipenuhi Ribuan Warga, UAS Sebut Bencana Tak Hanya Takdir Tapi Ulah Manusia
Ribuan warga dari berbagai daerah di Provinsi Aceh memadati Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (26/12/2025), mengikuti doa dan zikir bersama memperingati 21 tahun bencana gempa dan tsunami. (foto: ustadzabdulsomad_official/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH — Ribuan warga dari berbagai daerah di Provinsi Aceh memadati Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (26/12/2025), untuk mengikuti doa dan zikir bersama memperingati 21 tahun bencana gempa dan tsunami yang melanda provinsi tersebut.

Kegiatan ini juga digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir dan tanah longsor yang terjadi sebulan lalu di sejumlah kabupaten.

Doa bersama dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh agama dan masyarakat.

Baca Juga:

Ustadz Abdul Somad turut memberikan tausiah yang menekankan peran manusia dalam menjaga keseimbangan alam.

"Kerusakan hutan yang disebabkan penebangan pohon maupun izin konversi lahan dari pejabat turut berkontribusi terhadap terjadinya banjir bandang," kata UAS di hadapan ribuan jamaah.

Ia menambahkan bahwa bencana bukan semata ketetapan takdir, tetapi juga terkait ulah manusia yang merusak lingkungan.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan bahwa doa bersama ini menjadi momentum refleksi untuk mengenang ratusan ribu korban tsunami 26 Desember 2004 dan korban bencana sebulan lalu

"Gelombang dari gunung melanda 18 dari 23 kabupaten/kota di Aceh," ujarnya.

Sejak pagi, warga terus berdatangan memadati masjid yang menjadi ikon Kota Banda Aceh, menandakan antusiasme masyarakat dalam menjaga tradisi doa bersama setiap 26 Desember.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya kesadaran kolektif terhadap kelestarian lingkungan dan mitigasi bencana.

Selain doa, UAS turut menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir, berupa beras, daging, pakaian layak pakai, serta mushaf Al-Qur'an melalui Yayasan Tabung Wakaf Umat.

Peringatan 21 tahun tsunami Aceh menjadi pengingat akan rentannya wilayah pesisir terhadap bencana alam dan pentingnya upaya pencegahan, termasuk reboisasi dan pengelolaan hutan secara berkelanjutan.*

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
UAS Sindir Pembalak Hutan di Aceh: Tanganmu Tidak Memotong, Tapi Tanda Tanganmu yang Memotong Hutan!
Kibarkan Bendera Putih di Abdya, Ratusan Massa GAM Tuntut Penetapan Banjir dan Longsor Sebagai Bencana Nasional
Update Bencana Sumatera: 1.137 Korban Meninggal, 457 Ribu Warga Masih Mengungsi
Eks PM Malaysia Dinyatakan Bersalah atas Penyalahgunaan Kekuasaan dan Pencucian Uang 1MDB senilai Rp7,7 Triliun
Wagub Dek Fadh Kecam Kericuhan di Aceh Utara, Ajak Semua Pihak Fokus Penanganan Bencana
Jaga Stabilitas Harga, Pemerintah Kirim 3,5 Ton Cabai dari Aceh ke Medan Jelang Nataru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru