Kondisi tersebut membuat mereka tidak mampu bergerak, memicu kepanikan di antara pengunjung pantai.
Bharada Nevan, staf Renmin Dit Polairud Polda Jatim yang sedang berjaga, langsung bertindak. Ia menembus area lumpur untuk mengevakuasi kedua anak tersebut.
Proses penyelamatan berlangsung dramatis, namun berhasil. Kedua korban dibawa ke tempat aman untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kabupaten Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa tindakan cepat personel Polairud ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
"Ini adalah wujud nyata pelayanan Polri yang hadir di tengah masyarakat," kata Erdi.Selain penyelamatan, petugas terus memberikan imbauan keselamatan kepada wisatawan.
Masyarakat diingatkan untuk tetap waspada terhadap fenomena pasang surut laut yang dapat membahayakan anak-anak.
Orang tua juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di pinggir pantai.
Kepatuhan terhadap aturan keselamatan dan arahan petugas di lapangan menjadi kunci untuk menghindari insiden serupa dan kecelakaan air lainnya di kawasan wisata Jawa Timur.*