Megawati Pertanyakan Pengamanan Ketat TNI-Polri dalam Aksi Mahasiswa BEM UI
BLITAR Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyoroti pengamanan aparat dalam aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar
POLITIK
JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat 2.031 kasus pelanggaran hak anak sepanjang tahun 2025, dengan total 2.063 anak menjadi korban.
Mayoritas pelaku berasal dari lingkungan keluarga dan sekolah, termasuk ayah dan ibu kandung.
Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menyampaikan data tersebut saat pemaparan Laporan Akhir Tahun (LAT) di Kantor KPAI, Jakarta, Kamis (15/1/2026).Baca Juga:
"Jika dilihat data pengaduan atau profil kasus pelanggaran hak anak, sepanjang 2025 kami mencatat ada 1.508 masyarakat mengakses layanan pengaduan. Mayoritas mengakses melalui kanal daring, dengan total 2.031 kasus pelanggaran hak anak dan korban 2.063 anak," jelas Jasra.
Dari total korban, 51,5 persen anak perempuan, 47,6 persen anak laki-laki, dan 0,9 persen tidak mencantumkan jenis kelamin.
Ironisnya, pelaku tertinggi berasal dari lingkungan keluarga, yakni ayah kandung (9 persen) dan ibu kandung (8,2 persen), diikuti pihak sekolah dan pelaku lainnya.
Jasra juga menyoroti rendahnya keberanian korban atau keluarga untuk mengungkap identitas pelaku, di mana 66,3 persen laporan tidak menyebutkan nama pelaku.
"Kondisi ini menunjukkan masih lemahnya detail pelaporan serta rendahnya keberanian korban atau keluarga untuk mengungkap pelaku yang sebenarnya," tambahnya.
KPAI menekankan pentingnya edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum agar anak-anak mendapatkan perlindungan maksimal.
Laporan ini menjadi pengingat bahwa pelanggaran hak anak tidak hanya terjadi di luar rumah, tetapi juga di lingkungan yang seharusnya paling aman, yaitu keluarga dan sekolah.*
(d/dh)
BLITAR Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyoroti pengamanan aparat dalam aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyebut kunjungan Presiden Federal Jerman FrankWalter Steinmeier ke Indonesia memiliki arti penting b
NASIONAL
JAKARTA Indonesia dan Jerman sepakat memperkuat kemitraan di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan
NASIONAL
MEDAN Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Ima
PERISTIWA
JAKARTA Partai Gerindra menolak tuntutan sejumlah mahasiswa yang meminta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan. Partai pendukung
NASIONAL
MEDAN Keceriaan terlihat dari wajah ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat mengikuti kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PM
KESEHATAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap meminta seluruh jajaran Pemerintah Kota Medan bergerak cepat menyiapkan berbagai kebut
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kecamatan Tanjung Tiram terus berupaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya. Sal
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Mahasiswa Program Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Very Julianto, M.Psi., Psikolog, melakukan penelitian
NASIONAL
JAKARTA Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) DKI Jakarta memperingati Hari Donor Darah Sedunia (HDDS) 2026 dengan menggelar kegiatan
KESEHATAN