IHSG Anjlok 7,89 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Turun Rp1.160 Triliun
JAKARTA Pergerakan pasar modal Indonesia selama sepekan terakhir menunjukkan tren pelemahan. Data perdagangan yang dirilis Bursa Efek In
EKONOMI
JAKARTA — Pemerintah memastikan hak atas tanah masyarakat terdampak bencana di Sumatera tetap terlindungi meski sertifikat hilang atau rusak.
Pernyataan ini disampaikan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI, Senin (19/1/2026), di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Menurut Nusron, setiap jengkal tanah masyarakat yang terdampak banjir dan longsor akan dijamin oleh negara.Baca Juga:
"Dalam setiap peristiwa bencana, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan kepastian status tanah bagi masyarakat. Kepastian ini bukan hanya untuk administrasi, tapi bentuk hadirnya negara melindungi hak rakyat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi paling rentan," ujar Nusron.
Kementerian ATR/BPN melakukan inventarisasi dan identifikasi tanah para korban. Tanah terdampak bencana dibagi menjadi dua kategori: tanah musnah dan tanah terdampak.
- Tanah musnah: tanah yang hilang akibat bencana. Pemerintah akan menerbitkan SK Penetapan Tanah Musnah sebagai bukti legalitas.
- Tanah terdampak tapi tidak musnah: pemerintah mendorong rekonstruksi dan reklamasi sesuai kondisi teknis di lapangan.
Bagi pemilik tanah yang sertifikatnya hilang atau rusak, Nusron menegaskan hak mereka tetap diakui. Sertifikat pengganti akan diterbitkan sesuai ketentuan hukum.
"Negara menjamin hak tersebut tetap diakui, sehingga masyarakat tidak kehilangan legalitas atas tanahnya," ujarnya.
Selain itu, Nusron melihat bencana sebagai momentum untuk mendorong pendaftaran tanah pertama kali bagi tanah yang belum terdaftar, sehingga masuk ke dalam sistem hukum pertanahan nasional.
Dalam menangani kerusakan infrastruktur, Kementerian ATR/BPN telah menyiapkan anggaran Rp 3,1 miliar untuk pelayanan sementara akibat empat kantor pertanahan yang terdampak di Sumatera, termasuk Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.
"Bencana ini menyebabkan beberapa kantor pertanahan terisolir. Anggaran ini digunakan untuk memastikan pelayanan pertanahan tetap berjalan bagi masyarakat," jelas Nusron.
Langkah-langkah ini menjadi bukti komitmen pemerintah untuk menjamin hak atas tanah rakyat tetap terlindungi, sekaligus memperkuat pelayanan publik pasca-bencana.*
JAKARTA Pergerakan pasar modal Indonesia selama sepekan terakhir menunjukkan tren pelemahan. Data perdagangan yang dirilis Bursa Efek In
EKONOMI
PALEMBANG Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan instruksi kepada seluruh Kapolda di Indonesia untuk menyiapkan aplikasi Pan
NASIONAL
ACEH TAMIANG Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, Malahayati M. Nasir, bersama Ketua Bidang Sosial Budaya DWP Pusat, Sri Hartanti A
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memberlakukan pembatasan akses media sosial bagi anakanak
SAINS DAN TEKNOLOGI
TAPSEL Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Syahrul M. Pasaribu, mengunjungi warga korban banjir bandang di Dusun Pengkolan, Desa Luat Lomba
PERISTIWA
BANDA ACEH Pemerintah Aceh memastikan proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran terus dilakukan oleh Kementerian Luar Neger
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Ridho Hamdiki (38), seorang ayah dari tiga anak warga Beurawe, Banda Aceh, merasa terpukul setelah anak bungsunya yang berusi
PERISTIWA
BANDA ACEH Menjelang pelaksanaan Khanduri Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Ba
NASIONAL
PALEMBANG Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu mendukung upaya Presiden Prabowo Su
NASIONAL
BATAM Anak Buah Kapal (ABK) tugboat ASL Mega, Yusuf Tangkil (57), berhasil ditemukan selamat setelah terjebak selama tiga hari di dalam
PERISTIWA