BREAKING NEWS
Senin, 30 Maret 2026

Waketum MUI: Presiden Prabowo Siap Keluar dari Board of Peace Jika Tidak Sejalan

Nurul - Selasa, 03 Februari 2026 21:35 WIB
Waketum MUI: Presiden Prabowo Siap Keluar dari Board of Peace Jika Tidak Sejalan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden RI Prabowo Subianto usai menandatangi Piagam Dewan Perdamaian untuk Gaza, Davos, Swiss (22/1/2026). (foto: Prabowo/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Waketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis mengungkap komitmen Presiden Prabowo Subianto terkait partisipasi Indonesia di Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Menurut Cholil, Presiden Prabowo menegaskan kesiapannya untuk abstain atau keluar dari BoP apabila langkah dan kebijakan dewan tidak sejalan dengan nilai-nilai yang diperjuangkan Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan saat Cholil bertemu dengan Prabowo, Selasa (3/2/2026), di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Baca Juga:

"Saya menyampaikan beberapa poin, termasuk kekhawatiran agar pasukan perdamaian Indonesia tidak melawan Hamas dan agar BoP tidak hanya memperjuangkan damai semu, tetapi damai yang benar-benar merdeka," ujar Cholil kepada wartawan.

Cholil menjelaskan, sikap skeptis muncul karena serangan Israel ke Gaza masih berlangsung meski ada kesepakatan gencatan senjata, dan PM Israel Benjamin Netanyahu belum mengakui negara Palestina.

Prabowo, menurut Cholil, merespons dengan menegaskan bahwa Indonesia akan menjaga prinsip kemerdekaan Palestina dan tidak melegitimasi penjajahan.

Jika agenda BoP tidak memberi pengaruh positif, Presiden siap mundur dari partisipasi dewan.

"Pak Presiden mengatakan, jika kegiatan tidak sesuai dengan konstitusi kita dan tidak bisa memberi pengaruh, beliau akan absen dan siap keluar," ujar Cholil.

Pertemuan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengawal posisi Indonesia di forum internasional, khususnya terkait isu Palestina, sekaligus menegaskan komitmen untuk tidak menyalahi konstitusi dan amanat moral bangsa.

Cholil menambahkan, pemerintah akan memantau perkembangan dalam beberapa waktu ke depan sebelum mengambil langkah strategis terkait BoP.

"Jika memang tidak bisa melakukan perubahan, Pak Presiden sudah janji akan keluar. Prioritas utama tetap memperjuangkan kemerdekaan Palestina," tandasnya.*


(d/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Paparkan Strategi Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza kepada 40 Tokoh Ormas Islam
BNPB Ungkap Keterbatasan Anggaran untuk Mitigasi Banjir dan Longsor 2026, Presiden Setujui Pinjaman dari Spanyol
Gus Yahya Ungkap Alasan Prabowo Ajak RI Gabung Board of Peace
Viral Video Anggota DPRD Badung Dinilai Meremehkan Teguran Presiden Soal Sampah Bali
PT TPL Hadapi Sidang Perdata Usai Izin Dicabut, KLHK Tuntut Rp3,8 Triliun dan Pulihkan 1.261 Hektare Lahan Rusak di Sumut
Presiden Prabowo Buka Ruang Keberatan Bagi 28 Perusahaan yang Dicabut Izinnya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru