BREAKING NEWS
Senin, 30 Maret 2026

Menaker Yassierli Tegaskan: Kecelakaan Kerja Bisa Dicegah Jika Budaya K3 Jadi Prioritas di Seluruh Perusahaan

Raman Krisna - Selasa, 10 Februari 2026 18:04 WIB
Menaker Yassierli Tegaskan: Kecelakaan Kerja Bisa Dicegah Jika Budaya K3 Jadi Prioritas di Seluruh Perusahaan
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, saat mengunjungi PT Bukit Asam di Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (9/2/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MUARA ENIMMenteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan bahwa kecelakaan kerja yang masih terjadi menunjukkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) belum sepenuhnya tertanam di tempat kerja.

Selama ini, keselamatan kerap dipahami sekadar kepatuhan terhadap aturan, bukan sebagai bagian dari cara berpikir dan bertindak sehari-hari.

"Keselamatan kerja tidak cukup dimaknai sebagai kepatuhan terhadap aturan. K3 harus menjadi budaya kerja. Manusia harus dipandang sebagai bagian dari solusi, bukan sebagai sumber masalah," ujar Menaker Yassierli saat mengunjungi PT Bukit Asam di Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (9/2/2026).

Baca Juga:

Menaker menekankan bahwa kecelakaan kerja biasanya bukan hanya akibat kesalahan individu, tetapi lebih karena lemahnya sistem kerja, prosedur, dan pengendalian risiko.

Budaya keselamatan yang belum kuat, ditambah sistem pengamanan yang belum optimal, membuat tempat kerja rentan terhadap insiden.

Untuk memperkuat budaya K3, Menaker mendorong penerapan lima strategi utama: edukasi pekerja, keterlibatan aktif seluruh insan kerja, perbaikan sistem dan teknologi keselamatan, penegakan aturan secara konsisten, dan evaluasi berkelanjutan.

Pendekatan ini menempatkan keselamatan sebagai hasil sistem yang dirancang dan dijalankan secara konsisten, bukan sekadar tanggung jawab individu.

"Kesalahan manusia bukan penyebab utama kecelakaan, tetapi menjadi tanda adanya kelemahan dalam sistem. Karena itu, perbaikan sistem harus dilakukan secara terus-menerus," tegasnya.

Menaker juga menyoroti pentingnya budaya pelaporan terbuka dan pembelajaran dari setiap insiden.

Dengan menghilangkan budaya saling menyalahkan, organisasi diharapkan mampu memperkuat ketangguhan sistem keselamatannya.*

(dh)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pasar Kerja Kian Ketat, Menaker Minta Generasi Muda Tak Bertahan pada Satu Keahlian
Yassierli Dorong BLK Tidak Sekadar Melatih, tapi Mengantar Lulusan ke Dunia Kerja
Eks Wamenaker Noel Bocorkan Partai “K” Terseret Kasus Pemerasan Sertifikat K3
Tumbuhkan Budaya K3, Hamawas Gelar Apel dan Donor Darah di Rest Area KM 99
INALUM & PT Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat K3, Optimalkan Layanan Kargo di Terminal Kijing
Kemnaker Kenakan Denda Rp2,17 Miliar ke PT BAP karena 164 TKA Tak Memiliki RPTKA
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru