BREAKING NEWS
Sabtu, 07 Maret 2026

Indonesia Resmi Tangguhkan Board of Peace, Fokus Lindungi WNI di Tengah Konflik Iran-Israel-AS

Abyadi Siregar - Sabtu, 07 Maret 2026 16:34 WIB
Indonesia Resmi Tangguhkan Board of Peace, Fokus Lindungi WNI di Tengah Konflik Iran-Israel-AS
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri pertemuan perdana (Inaugural Meeting) Board of Peace (BoP) di Donald Trump United States Institute of Peace, Washington D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/02/2026). (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah Indonesia menangguhkan sementara pembahasan teknis Forum Board of Peace (BoP) menyusul eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran dalam sepekan terakhir.

Keputusan ini diambil untuk memprioritaskan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, menyatakan bahwa seluruh pembahasan BoP kini dalam posisi "on hold" hingga situasi lebih kondusif.

Baca Juga:

Fokus diplomasi Jakarta saat ini sepenuhnya diarahkan pada langkah antisipatif dan perlindungan WNI.

"Fokus diplomasi kita saat ini adalah memastikan keselamatan WNI di wilayah terdampak serta menyiapkan langkah deeskalasi," ujar Yvonne dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Menegaskan netralitasnya, Indonesia memilih peran sebagai honest broker, atau penengah yang jujur, tanpa berpihak pada salah satu pihak konflik.

Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu, Santo Darmosumarto, menekankan bahwa netralitas ini sejalan dengan amanat konstitusi dan prinsip politik luar negeri bebas aktif.

"Indonesia memilih berperan sebagai penengah yang jujur, bukan sebagai aktor yang mengambil posisi terhadap salah satu pihak," kata Santo.

Dalam upaya menjaga keamanan dan mengantisipasi risiko, Kemlu telah mengambil tiga langkah utama:
1. Desakan Gencatan Senjata – Secara resmi meminta seluruh pihak menghentikan kekerasan sejak pecahnya konflik akhir Februari lalu.
2. Diplomasi Maraton – Presiden Prabowo Subianto dan Menlu Sugiono melakukan komunikasi intens dengan pemimpin negara kunci seperti Iran, Arab Saudi, UEA, Qatar, dan Yordania untuk mendorong dialog damai.
3. Siaga Evakuasi WNI – Kemlu menyiapkan langkah perlindungan dan skenario evakuasi jika situasi semakin memburuk.

Meskipun pembahasan BoP ditangguhkan, Indonesia menegaskan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina tetap menjadi garis kebijakan luar negeri.

Pemerintah terus mencari jalur diplomasi efektif untuk mendorong perdamaian yang adil bagi rakyat Palestina.

"Kami terus berkoordinasi dengan perwakilan RI di wilayah terdampak. Perlindungan WNI tetap menjadi prioritas utama kami saat ini," pungkas Santo.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
JK Soroti Praktik Forum Board of Peace: Tujuan Akhir Perdamaian untuk Palestina, Tapi Kalau Hanya Mendukung Israel Buat Apa?
DPRD Sumsel Anggarkan Rp 486,9 Juta untuk Dua Meja Biliar di Rumah Dinas
Serang Negara Tetangga, Presiden Iran Minta Maaf
Bupati Asahan Buka Pesantren Kilat Ramadhan SMP Se-Kabupaten, Dorong Generasi Muda Beriman dan Berakhlak
Momentum Nuzulul Qur’an, Bupati Fery Sahputra Simatupang Tekankan Pentingnya Mengamalkan Nilai Al-Qur’an
Bantuan Rp241,6 Miliar dari Kemensos Disalurkan untuk Korban Pidie Jaya, Pemko Binjai Turut Dukung
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru