BREAKING NEWS
Minggu, 08 Maret 2026

25 Ribu Dapur MBG Diperiksa, Banyak SPPG Belum Penuhi Standar Higiene dan Sanitasi

Nurul - Sabtu, 07 Maret 2026 21:53 WIB
25 Ribu Dapur MBG Diperiksa, Banyak SPPG Belum Penuhi Standar Higiene dan Sanitasi
Dapur MBG. (foto: Dok. indonesia.go.id)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDUNG – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan seluruh mitra dapur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib segera mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pangan yang aman, higienis, dan sesuai standar gizi bagi masyarakat.

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan semua Koordinator Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (KSPBG) untuk mengingatkan mitra dapur agar mendaftarkan SLHS ke dinas kesehatan setempat.

Baca Juga:

"Apabila 30 hari daftar saja belum, maka BGN akan suspend atau hentikan operasional SPPG," tegas Sony, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Penjamah Makanan dan Percepatan SLHS wilayah KPPG Bandung, Sabtu (7/3/2026).

Hingga Sabtu malam, tercatat 25.061 SPPG telah diperiksa langsung oleh tim BGN.

Beberapa dapur dinilai belum memenuhi standar higiene dan sanitasi, sehingga diberikan surat peringatan atau langsung dihentikan operasionalnya.

Sony mencontohkan, dalam inspeksi lapangan ada dapur dengan sirkulasi udara buruk, suhu ruangan tidak sesuai, hingga IPAL yang hanya berupa septic tank.

Kondisi ini langsung membuat SPPG dihentikan sementara.

Selain itu, Bimtek SLHS menekankan 6 prinsip Higiene Sanitasi Makanan, termasuk higiene perorangan, sanitasi tempat dan bangunan, sanitasi peralatan, hingga standar baku mutu makanan.

"Program MBG harus berdampak positif bagi generasi kita melalui makanan bergizi, aman, dan higienis," tambah Sony.

Sony juga mengingatkan, setiap SPPG wajib mengelola media sosial sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat.

Mulai dari menu harian, kandungan gizi, hingga harga makanan harus diumumkan secara transparan.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Belum Miliki Sertifikat Higiene dan Sanitasi, 492 Dapur MBG di Sumatera Ditutup Sementara
Dukung Swasembada Pangan, Kapolri Pimpin Tanam Raya Jagung Serentak: Targetkan 1 Juta Hektare Lahan!
Menkeu Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Sentuh Anggaran Pendidikan Rp769 Triliun
PIHPS Catat Lonjakan Harga Pangan: Cabai, Bawang, Daging dan Minyak Goreng Naik Signifikan
Harga Minyak Dunia Naik, Purbaya Pertimbangkan Efisiensi Belanja Program MBG
Stabilisasi Harga Sembako, Pemkab Simalungun Selenggarakan Pasar Murah Ramadan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru