BREAKING NEWS
Selasa, 16 Juni 2026

Prabowo Serahkan 90.000 Hektare Hutan untuk Konservasi Gajah Sumatera

- Jumat, 13 Maret 2026 09:45 WIB
Prabowo Serahkan 90.000 Hektare Hutan untuk Konservasi Gajah Sumatera
Taman Nasional Way Kambas. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah menyiapkan langkah konkret untuk menyelamatkan populasi gajah di Indonesia yang kian terdesak.

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) khusus guna melindungi gajah Sumatera dan gajah Borneo.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan kebijakan ini lahir setelah pemerintah mencatat penurunan drastis jumlah kantong habitat gajah di Indonesia.

Baca Juga:

"Secara saintifik dulu ada 42 kantong gajah di Indonesia. Saat pertama kali Pak Presiden memberikan amanah kepada saya, saya cek kembali, kantong gajah yang dahulu jumlahnya 42, sekarang tinggal 21 saja," ujar Raja Juli Antoni di Istana Kepresidenan, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, penyusutan kantong habitat menjadi peringatan serius bagi pemerintah.

Tanpa intervensi yang kuat, kerusakan habitat diperkirakan akan terus berlanjut dan mengancam kepunahan spesies ikonik ini.

"Kalau tidak ada intervensi serius oleh pemerintah, kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah keniscayaan. Populasi gajah sebagai satwa dilindungi tidak menutup kemungkinan bisa punah," katanya.

Sebagai bagian dari langkah penyelamatan, Presiden Prabowo telah menyerahkan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) miliknya untuk dimanfaatkan sebagai kawasan konservasi gajah Sumatera.

Luas kawasan konservasi ini terus bertambah hingga mencapai 90.000 hektare.

Raja Juli Antoni menambahkan, komitmen tersebut sebelumnya diumumkan di Aceh dan kembali ditegaskan Presiden saat bertemu Raja Charles III di London.

"Awalnya King Charles meminta 10.000 hektare. Pak Presiden menyerahkan 20.000 hektare, bahkan sekarang menjadi 90.000 hektare. Semuanya diperuntukkan untuk menjaga habitat gajah di Sumatera," ujarnya.

Langkah ini mendapat apresiasi dari kalangan aktivis lingkungan sebagai bukti kepedulian Presiden Prabowo terhadap kelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.*


(vo/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Ajak KAHMI Sumut Bersinergi untuk Pembangunan Medan, Tegaskan Aparatur Harus Berubah Jadi Lebih Baik
DPC PDIP Medan Memanas! SK Belum Turun, Hasyim Ngotot Pilih Mundur Jika Tak Disetujui DPP
Bobby Nasution Dorong Event Internasional di Sumut untuk Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi
Gelora Kurnia Putra Ginting Resmi Pimpin Korpri Kabupaten Karo, Pj Sekdaprov Sumut: ASN Harus Profesional dan Beri Pelayanan Publik Terbaik
BPS Sumut Luncurkan Portal PASADA, Integrasikan Data Kebencanaan untuk Percepatan Rehabilitasi
BPS Sumut Gelar Sensus Ekonomi 2026: Target 2 Juta Pelaku Usaha, UMKM dan Bisnis Online
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru