BREAKING NEWS
Jumat, 03 April 2026

Baleg DPR Tekankan Pentingnya Data: Siapa yang Menguasai Informasi, Dialah yang Menguasai Dunia

Abyadi Siregar - Selasa, 31 Maret 2026 16:15 WIB
Baleg DPR Tekankan Pentingnya Data: Siapa yang Menguasai Informasi, Dialah yang Menguasai Dunia
Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung. (foto: Dok. Partai Golkar)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia.

Rapat yang berlangsung pada Selasa (31/3/2026) itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

Dalam kesempatan tersebut, Doli menegaskan pentingnya pengelolaan data yang terintegrasi sebagai landasan perumusan kebijakan nasional yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga:

"Saya akan mengawali dengan adagium, siapa yang menguasai informasi, dialah yang menguasai dunia. Dan salah satu bagian dari informasi itu adalah data," ujar Doli, yang menyoroti peran strategis data dalam penyusunan kebijakan pemerintahan.

Doli mengungkapkan, gagasan mengenai Satu Data Indonesia bukanlah hal yang baru.

Menurutnya, Indonesia sudah lama membutuhkan sistem data terpadu untuk mengatasi berbagai persoalan administratif dan meningkatkan kualitas kebijakan publik.

Salah satu contoh penting yang disoroti Doli adalah dampak buruk ketidakakuratan data pada saat Indonesia menghadapi bencana.

Ia menilai bahwa data yang tidak tepat dapat menyebabkan kekacauan dalam penanganan di lapangan.

"Kalau Indonesia terkena bencana, pasti kalang-kabut. Yang membuat kalang-kabut itu adalah data yang kurang akurat," jelasnya.

Selain itu, Doli juga menyampaikan kritikan terhadap ketidaktepatan data yang sering terjadi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos).

Ia mengakui bahwa ketidakakuratan data penerima bansos sering menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan masyarakat.

"Ketika kita memunculkan bansos, ada yang merasa dia berhak tidak menerima, sementara saat yang sama dia melihat orang yang tidak berhak justru mendapat bantuan," tambahnya.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPRD Padangsidimpuan Terima Kenaikan Gaji, Publik Soroti Efisiensi Anggaran
Kasus Andrie Yunus Dilimpahkan ke TNI, Polisi Belum Temukan Keterlibatan Sipil
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Yunus di HCU, Desak Penuntasan Kasus Penyiraman Air Keras
KontraS Kecewa Kasus Penyiraman Andrie Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI, Prosedur Hukum Dipertanyakan
Polda Metro Jaya Resmi Serahkan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus ke Puspom TNI
Pentingnya RUU Perampasan Aset, DPR Siapkan Aturan Baru untuk Kejelasan Pengelolaan Harta Negara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru