BREAKING NEWS
Rabu, 27 Mei 2026

Hadapi Potensi Kemarau Panjang akibat El Nino, Menteri PU Siapkan Optimalisasi Bendungan dan Modifikasi Cuaca

- Jumat, 10 April 2026 18:56 WIB
Hadapi Potensi Kemarau Panjang akibat El Nino, Menteri PU Siapkan Optimalisasi Bendungan dan Modifikasi Cuaca
ilustrasi musim kemarau. (Foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menghadapi potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino.

Salah satu strategi utama yang dilakukan adalah memastikan kapasitas bendungan di berbagai wilayah terisi optimal.

Dody mengungkapkan, Kementerian PU telah mulai melakukan langkah antisipasi dengan memaksimalkan penampungan air di bendungan.

Baca Juga:

Hal ini dilakukan agar pasokan air tetap tersedia meskipun curah hujan menurun drastis saat musim kemarau.

"Beberapa hari lalu saya meninjau Bendungan Gajah Mungkur. Saat ini semua bendungan sedang diupayakan dalam kondisi penuh," ujar Dody kepada wartawan di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Ia menjelaskan, bendungan yang terisi penuh akan mampu menyuplai kebutuhan air irigasi untuk lahan pertanian di sekitarnya, meski tanpa hujan dalam waktu tertentu.

Namun demikian, jika musim kemarau berlangsung lebih panjang dari perkiraan hingga melewati September–Oktober, pemerintah akan menyiapkan langkah tambahan berupa operasi modifikasi cuaca.

"Kalau melewati periode itu, kita harus menggunakan cara lain, yaitu melakukan modifikasi cuaca dengan menghujani wilayah hulu bendungan," jelasnya.

Dody menegaskan, operasi modifikasi cuaca tidak akan dilakukan langsung di area bendungan. Menurutnya, pendekatan tersebut berisiko jika terjadi kesalahan target.

"Lebih baik dilakukan di hulu supaya air mengalir secara alami ke bendungan. Kalau meleset justru bisa menimbulkan masalah baru," ujarnya.

Ia menambahkan, rencana tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama BMKG dan tim terkait guna memastikan efektivitas serta akurasi pelaksanaannya.*

(d/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru