Jusuf Kalla Peringatkan Risiko Krisis Ekonomi, Soroti Melemahnya Kepercayaan Pasar dan Stabilitas Rupiah
JAKARTA Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengingatkan pemerintah dan masyarakat agar mewaspadai potensi krisis ekonomi yang bis
EKONOMI
MEDAN – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan penugasan peserta magang dengan latar belakang pendidikan masing-masing. Hal ini dinilai penting agar proses pembelajaran berjalan lebih efektif dan peserta dapat meningkatkan kompetensi secara optimal.
Penegasan tersebut disampaikan Yassierli saat meninjau pelaksanaan Magang Nasional 2025 di RS Bunda Thamrin Medan, Rabu (22/4/2026).
Ia menyoroti masih adanya peserta magang dengan latar belakang pendidikan sarjana yang belum mendapatkan penugasan sesuai tingkat keahliannya. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu segera diperbaiki agar program magang benar-benar memberikan manfaat pembelajaran yang relevan.Baca Juga:
"Untuk lulusan S1, sebaiknya dapat diberikan tugas yang lebih menggambarkan tingkat pendidikannya," ujar Yassierli.
Dalam kunjungannya, Yassierli juga menemukan adanya peserta yang ditempatkan pada tugas yang dinilai belum sesuai dengan kompetensi pendidikan, termasuk lulusan sarjana yang menjalankan pekerjaan di luar bidang keahlian utamanya.
Selain kepada pihak perusahaan dan instansi, Menaker turut mengingatkan para peserta magang agar memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal sebagai sarana pembelajaran dan penguatan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.
Ia menegaskan bahwa masa magang harus dijalani dengan disiplin, tanggung jawab, dan keseriusan agar benar-benar berdampak pada peningkatan keterampilan kerja.
Program Magang Nasional 2025 di RS Bunda Thamrin Medan sendiri diikuti 48 peserta dari batch 2 dan 3. Para peserta ditempatkan di berbagai unit layanan, mulai dari 27 perawat, 13 teknisi listrik dan AC, hingga 8 resepsionis. Sejumlah peserta juga dilaporkan telah menerima tawaran untuk bergabung sebagai tenaga kerja tetap di rumah sakit tersebut.
Yassierli berharap program magang dapat menjadi jembatan efektif antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus meningkatkan kesiapan tenaga kerja Indonesia menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.*
(dh)
JAKARTA Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengingatkan pemerintah dan masyarakat agar mewaspadai potensi krisis ekonomi yang bis
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar subsidi ti
EKONOMI
JAKARTA Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai putusan Pengadilan Militer II08 Jakarta dalam kasus penyiraman air keras terhadap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum Presiden ke7 RI Joko Widodo menyatakan keyakinannya bahwa Roy Suryo dan sejumlah pihak yang terlibat dalam kasus du
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menanggapi peringatan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) terkait potensi terjadinya krisis kelaparan bes
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan strategi khusus untuk memperkuat nilai tuk
EKONOMI
JAKARTA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp 2,8 triliun untuk tahun anggaran 2027. Tambahan
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan dua tersangka hasil operasi tangkap tangan (OTT) lanjutan terkait kasus dugaa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menegaskan bahwa keberhasilan implementasi UndangUndang tentang Perubahan Ketiga atas UU Nom
POLITIK
MEDAN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menerima penghargaan dari Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas,
NASIONAL