BREAKING NEWS
Senin, 27 April 2026

KSPSI Ungkap Siapkan Kejutan di May Day 2026, Presiden Prabowo Akan Umumkan Arah Kebijakan Baru

Adelia Syafitri - Senin, 27 April 2026 20:04 WIB
KSPSI Ungkap Siapkan Kejutan di May Day 2026, Presiden Prabowo Akan Umumkan Arah Kebijakan Baru
Presiden Prabowo Subianto hadir dalam acara peringatan Hari Buruh Internasional Tahun 2025 yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Kamis, 1 Mei 2025. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) memastikan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 akan digelar meriah di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 1 Mei 2026.

Acara tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, menyebut jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai ratusan ribu buruh dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga:

"Diperkirakan sekitar 211 ribu buruh akan hadir langsung di Monas. Jika ditambah elemen masyarakat lainnya seperti ojol, total massa bisa mencapai 400 ribu orang," kata Andi Gani dalam konferensi pers May Day 2026 di Jakarta, Senin, 27 April 2026.

Ia menjelaskan, massa buruh akan mulai berkumpul sejak pukul 07.00 WIB di kawasan silang Monas. Hampir seluruh konfederasi buruh nasional dipastikan ikut serta dalam peringatan tersebut.

Rangkaian acara akan diisi dengan orasi dari para pimpinan serikat buruh, sebelum dilanjutkan dengan sambutan kenegaraan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Presiden akan menyampaikan sambutan kenegaraan dan arah kebijakan yang akan dijalankan pada 2026," ujar Andi Gani.

Di akhir acara, Presiden Prabowo dijadwalkan memanggil para pimpinan konfederasi buruh ke panggung untuk melakukan sesi foto bersama.

Total terdapat 25 pimpinan konfederasi yang akan hadir di panggung utama.

"Ini bentuk penghormatan luar biasa. Seluruh pimpinan buruh akan duduk dan berdiri bersama Presiden," katanya.

Meski dipusatkan di Monas, Andi Gani menegaskan pihaknya tetap menghormati kelompok buruh yang memilih memperingati May Day di lokasi lain.

Ia juga mengapresiasi sejumlah kebijakan pemerintah yang disebut telah direalisasikan, di antaranya pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), serta rencana pembatasan sistem alih daya (outsourcing).

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pernah Divonis 10 Bulan Penjara, Menteri Lingkungan Hidup Baru Jumhur Hidayat Klarifikasi: Saya Bukan Terpidana
Prabowo Lempar Candaan ke Rocky Gerung: “Ternyata Masih Disiden”
Reshuffle Kabinet Prabowo: Hasan Nasbi Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Abdul Kadir Karding Kepala Badan Karantina
Dari Aktivis Buruh ke Kursi Menteri! Jumhur Hidayat Resmi Jabat Menteri Lingkungan Hidup, Gantikan Faisol Hanif yang Jadi Wamenko Pangan
Prabowo Resmi Lantik Dudung Abdurachman sebagai KSP, Muhammad Qodari Geser ke Bakom
Nama Dudung Abdurachman Menguat Jadi Kepala Staf Presiden, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru