BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Sumut Dinilai Rawan Bencana, Pemprov Dorong Pemetaan Risiko dan Mitigasi Berbasis Teknologi

Abyadi Siregar - Rabu, 06 Mei 2026 17:22 WIB
Sumut Dinilai Rawan Bencana, Pemprov Dorong Pemetaan Risiko dan Mitigasi Berbasis Teknologi
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, saat menerima audiensi pengurus FPRB Provinsi Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (6/5/2026). (Foto: DISKOMINFO SUMUT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap menekankan pentingnya kolaborasi lintas profesi dalam memperkuat mitigasi bencana di wilayahnya yang memiliki kerentanan geografis tinggi.

Hal tersebut disampaikan Sulaiman saat menerima audiensi pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (6/5/2026).

Ia mengapresiasi peran aktivis, akademisi, hingga pelaku usaha yang tergabung dalam FPRB karena dinilai konsisten membantu pemerintah dalam penanggulangan bencana. Menurutnya, kondisi geografis Sumut yang didominasi tebing dan perbukitan di sepanjang jalan membuat daerah ini rawan terhadap berbagai jenis bencana.

Baca Juga:

"Masalah bencana ini ada yang bisa diprediksi dan ada yang tidak. Karena geografis kita sangat rentan, yang utama harus kita miliki adalah mitigasi untuk mengurangi risiko yang timbul," ujar Sulaiman.

Sulaiman juga mendorong FPRB untuk merumuskan konsep jalur evakuasi yang efektif, baik untuk bencana darat maupun laut. Mengingat sejarah bencana di Sumut, mulai dari hidrometeorologi hingga tsunami, pemanfaatan teknologi dalam pemetaan potensi bencana dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

"Saat ini kita perlu melakukan mitigasi dan pemetaan potensi bencana yang dapat diantisipasi dengan bantuan teknologi. Saya berharap forum ini dapat memikirkan bagaimana membentuk jalur mitigasi dan evakuasi yang tepat," tambahnya.

Sementara itu, Ketua FPRB Provinsi Sumut Bahdin Nur Tanjung menyebutkan pihaknya merupakan wadah koordinasi yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pengusaha, relawan hingga media massa, sesuai amanah undang-undang kebencanaan.

"Kami hadir sebagai pengurus sekaligus aktivis yang ditugaskan melakukan koordinasi penanggulangan bencana dari segala aspek. Sumut merupakan salah satu provinsi yang telah membentuk forum ini, dan saat ini kami memasuki periode kedua," jelas Bahdin.

Ia menambahkan, FPRB juga telah turun langsung memberikan bantuan dan berkoordinasi dalam sejumlah kejadian bencana di beberapa daerah, seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Langkat.

Melalui audiensi ini, FPRB berharap mendapat arahan lebih lanjut dari Pemprov Sumut dalam menyusun konsep penanggulangan bencana yang lebih komprehensif ke depan.

"Kami siap melaksanakan yang terbaik demi keselamatan masyarakat dan pengurangan risiko bencana di Sumatera Utara," pungkasnya.*

(dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dekatkan Pelayanan ke Warga, Bapenda Batu Bara Hadirkan Layanan Pajak Lewat Program Berlayar di Gambus Laut
Tegas! Lapas Labuhan Ruku Hapus Spray Merica, Perkuat Pengamanan dan Cegah Penyalahgunaan
Kasus Kematian Kanker Serviks Nomor Dua di Sumut, Korpri Gandeng Bio Farma Gelar Vaksin HPV untuk ASN
Pemprov Sumut Bantah Buka 9.759 Formasi CPNS 2026, Sebut Masih Tahap Verifikasi
Kejati Sumut Periksa Jaksa di Mandailing Natal Terkait Dugaan Perselingkuhan dengan CPNS
Viral Dua Perwira Polda Sumut Diduga Dugem dan Gunakan Vape, Kompolnas Desak Propam Bertindak Profesional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru