Juru bicara aliansi, Syaefullah Hamid, mengatakan kedatangan mereka ke Mabes Polri bertujuan untuk mempertanyakan tindak lanjut laporan yang sebelumnya telah diajukan.
"Ya, minggu depan kita akan datang ke Mabes Polri untuk mempertanyakan kelanjutan dari laporan yang sudah kita buat, dan mungkin kita juga akan sekaligus menyertakan surat resmi," kata Syaefullah di Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).
Meski demikian, pihaknya belum memastikan waktu pasti aksi tersebut. Mereka menyebut jadwal akan kembali diumumkan kepada media dalam waktu dekat.
Sementara itu, Ketua Umum PB Pemuda Al Irsyad, Sami Muhamad, meminta agar penanganan kasus tidak dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Menurutnya, proses di tingkat Bareskrim penting untuk menjaga independensi dan kepercayaan publik.
"Kami memandang penanganan di tingkat Bareskrim akan memberikan jaminan yang lebih kuat terhadap independensi proses," ujarnya.
Sebelumnya, Aliansi Ormas Islam yang diklaim terdiri dari 40 organisasi tersebut melaporkan Ade Armando Cs terkait beredarnya potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Mereka menuding adanya upaya framing yang berpotensi menyesatkan publik. Namun, Ade Armando membantah tudingan tersebut dan menegaskan dirinya tidak bersalah serta tidak berniat memprovokasi pihak mana pun.*
(in/dh)
Editor
: Adelia Syafitri
40 Ormas Islam Rencanakan Datangi Bareskrim, Desak Laporan terhadap Ade Armando Cs Segera Ditindaklanjuti