BREAKING NEWS
Kamis, 30 Juli 2026

Gus Ipul Konsultasi ke KPK soal Pengadaan Kemensos, Akui Banyak Terima Catatan dan Masukan

Dharma - Jumat, 08 Mei 2026 15:10 WIB
Gus Ipul Konsultasi ke KPK soal Pengadaan Kemensos, Akui Banyak Terima Catatan dan Masukan
Saifullah Yusuf Menteri Sosial RI saat tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat (8/5/2026). (Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama jajaran Kementerian Sosial mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk berkonsultasi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos. Dalam pertemuan itu, Kemensos mengaku menerima banyak masukan guna mencegah potensi praktik korupsi dalam proses pengadaan.

Gus Ipul mengatakan konsultasi tersebut dilakukan bersama Ketua KPK Setyo Budiyanto beserta jajaran pimpinan lembaga antirasuah tersebut.

"Tadi kami mendapatkan banyak masukan, banyak catatan, banyak hal yang harus menjadi koreksi dan perbaikan bagi kami agar pencegahan itu bisa dilaksanakan dengan sungguh-sungguh," ujar Gus Ipul di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga:

Menurutnya, salah satu poin penting yang dibahas dalam konsultasi itu berkaitan dengan potensi meningkatnya anggaran pengadaan barang dan jasa di Kemensos pada masa mendatang.

Ia mengakui, peningkatan anggaran tersebut perlu diantisipasi dengan sistem pengawasan yang lebih ketat agar tidak membuka celah terjadinya penyimpangan.

"Mungkin untuk tahun lalu dan tahun sekarang kami masih bisa mengawal ini dengan komitmen tinggi. Tetapi karena anggaran makin meningkat, kami meminta nasihat apakah memungkinkan pengadaan dilakukan melalui instansi lain atau agen pengadaan yang diatur undang-undang," katanya.

Gus Ipul menegaskan hasil evaluasi dan monitoring dari KPK nantinya akan menjadi pedoman bagi Kemensos untuk memperbaiki tata kelola pengadaan barang dan jasa.

"Hasil evaluasi dan monitoring dari KPK akan kami jadikan pedoman untuk memperbaiki kinerja kami ke depan," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo mengatakan konsultasi tersebut merupakan bagian dari langkah pencegahan korupsi sejak dini, terutama dalam pelaksanaan program-program pemerintah yang memiliki anggaran besar.

"Kita mendukung program-program yang baik, namun dalam pelaksanaannya diharapkan tidak ada penyelewengan atau penyimpangan," ujar Ibnu.

Ia menjelaskan KPK telah menyampaikan sejumlah titik rawan yang berpotensi memicu praktik korupsi agar dapat diantisipasi lebih awal oleh Kemensos.

"Risiko-risiko yang bisa menimbulkan korupsi harus dideteksi sedini mungkin agar tidak terjadi," pungkasnya.*

(oz/dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Masa Tahanan di KPK Diperpanjang, Eks Menag Tersangka Korupsi Kuota Haji: Salam buat Gus Ipul Ya
KPK Usut Dugaan Korupsi Sertifikasi Halal Program MBG, Potensi Kerugian Negara Rp49,5 Miliar
KPK Dorong Keluarga Aparatur di Asahan Jadi Benteng Integritas Antikorupsi
Noel Akui Tak Paham Kewajiban Lapor Gratifikasi ke KPK, Ungkap Penyesalan di Sidang Kasus K3 Kemnaker
Purbaya Pilih Tunggu Fakta Sidang sebelum Ambil Sikap ke Dirjen Bea Cukai
KPK Periksa Direktur Kemenaker Heru Widianto di Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikat K3
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru