Geger Deepfake Mahasiswi Untan, DPR Desak Kampus Beri Sanksi Tegas
PONTIANAK Kasus dugaan penyebaran foto deepfake vulgar mahasiswi yang dilakukan seorang mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontia
NASIONAL
JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyoroti meningkatnya eskalasi kekerasan di Papua yang menyebabkan puluhan korban jiwa dalam beberapa pekan terakhir. Pigai menilai penyelesaian konflik di Papua membutuhkan keputusan politik tingkat tinggi yang melibatkan seluruh elemen bangsa.
Pigai mengungkapkan, sedikitnya 20 warga dilaporkan meninggal dunia dalam lima peristiwa kekerasan yang terjadi di wilayah Dogiyai, Yahukimo, Puncak Papua, Timika, dan Tembagapura dalam kurun waktu hampir satu bulan terakhir.
Pernyataan itu disampaikan Pigai sekaligus merespons laporan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM yang mencatat terdapat 97 kasus kekerasan dan konflik bersenjata di Papua sepanjang 2025 serta 26 kasus tambahan hingga April 2026.Baca Juga:
"Berdasarkan catatan domestik maupun internasional menunjukkan adanya peningkatan eskalasi kekerasan. Dalam hampir sebulan saja, tidak kurang dari 20 orang meninggal dalam lima peristiwa," kata Pigai, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, konflik Papua merupakan persoalan strategis nasional yang tidak bisa diselesaikan hanya melalui pendekatan sektoral ataupun penanganan kasus per kasus.
Pigai menegaskan perlu adanya langkah besar dan keputusan politik tingkat tinggi yang melibatkan unsur eksekutif, legislatif, yudikatif, partai politik, hingga tokoh nasional guna mencari solusi damai yang menyeluruh.
"Penyelesaian konflik Papua membutuhkan keputusan bersama yang melibatkan berbagai komponen bangsa," ujarnya.
Ia juga menilai perkembangan teknologi informasi membuat setiap peristiwa kekerasan di Papua dengan cepat diketahui publik sehingga upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama pemerintah.
Selama ini, kata Pigai, pemerintah dan lembaga terkait lebih banyak fokus pada penanganan insiden secara parsial. Namun pendekatan tersebut dinilai belum cukup untuk menghentikan akar konflik yang terus berulang.
Kementerian HAM, lanjut Pigai, akan terus mendorong pendekatan penyelesaian konflik yang lebih terintegrasi, berkeadilan, dan berbasis penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Menurutnya, negara memiliki tanggung jawab penuh untuk melindungi seluruh warga negara di Papua sekaligus memastikan terciptanya solusi damai yang berkelanjutan.*
(oz/dh)
PONTIANAK Kasus dugaan penyebaran foto deepfake vulgar mahasiswi yang dilakukan seorang mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontia
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk satuan tugas (satgas) khus
POLITIK
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupate
NASIONAL
MINSK Pemerintah Indonesia terus memperkuat kerja sama ekonomi dengan Belarus melalui implementasi IndonesiaEurasian Economic Union F
EKONOMI
DELI SERDANG Seorang pria lanjut usia berusia 81 tahun meninggal dunia setelah mobil yang ditumpanginya tertabrak kereta api di Jalan Bi
PERISTIWA
SUBULUSSALAM Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin personel, serta pengawasan ketat
NASIONAL
BANDA ACEH Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Sabtu (16/5/2026) diprakirakan didominasi cuaca berawan. Namun, beberapa daerah s
NASIONAL
MEDAN Sejumlah wilayah di Sumatera Utara diprakirakan mengalami hujan ringan hingga hujan sedang pada Sabtu (16/5/2026). Sementara beber
NASIONAL
JAKARTA Seluruh wilayah DKI Jakarta diprakirakan mengalami hujan ringan pada Sabtu (16/5/2026). Kondisi tersebut merata mulai dari Jakar
NASIONAL
BANDUNG Wilayah Jawa Barat diprakirakan mengalami cuaca beragam pada Sabtu (16/5/2026), mulai dari hujan ringan hingga hujan sedang yang
NASIONAL