BREAKING NEWS
Kamis, 18 Juni 2026

Diundang ke Pentagon, Menhan Sjafrie Mengaku Kaget karena Pernah Di-Banned Masuk AS Selama 27 Tahun

Nurul - Selasa, 19 Mei 2026 13:48 WIB
Diundang ke Pentagon, Menhan Sjafrie Mengaku Kaget karena Pernah Di-Banned Masuk AS Selama 27 Tahun
Menteri Urusan Perang AS Pete Hegseth dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin berdiri untuk penghormatan lagu kebangsaan AS dan Indonesia sebelum pertemuan bilateral di Pentagon, 13 April 2026. (Foto: Navy Petty Officer 2nd Class Carson Croom)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan dirinya sempat terkejut ketika menerima undangan resmi dari Menteri Perang Amerika Serikat Pete Hegseth untuk berkunjung ke Pentagon pada April 2026.

Pasalnya, Sjafrie mengaku selama puluhan tahun masuk dalam daftar larangan masuk Amerika Serikat akibat keterlibatannya sebagai prajurit pasukan khusus yang pernah bertugas dalam operasi militer di Timor-Timur.

Hal itu disampaikan Sjafrie saat rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.

Baca Juga:

"Saya kaget juga. Saya bilang, 'terima kasih Pak Menteri sudah mengundang saya, tapi saya mungkin tidak bisa pergi ke Amerika Serikat'," kata Sjafrie di hadapan anggota dewan.

Menurut Sjafrie, larangan tersebut diberlakukan terhadap sejumlah personel pasukan khusus Indonesia yang pernah bertugas di Timor-Timur pada masa konflik.

Ia mengaku sudah sekitar 27 tahun terkena pencekalan oleh pemerintah Amerika Serikat.

Sjafrie mengatakan dirinya sempat mencoba mengurus persoalan tersebut ketika mendampingi kabinet Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil karena pemerintah AS tetap mempertahankan larangan masuk tersebut.

"Seluruh prajurit special forces yang pernah bertugas di Timor-Timur itu di-banned. Saya pernah waktu mendampingi kabinet Pak SBY diurus, tetapi tetap tidak boleh masuk atas nama pemerintah Amerika Serikat," ujarnya.

Namun, menurut Sjafrie, situasi berubah setelah komunikasi langsung dengan Pete Hegseth.

Menteri Perang AS itu disebut menegaskan tidak ada lagi kebijakan pencekalan terhadap personel pasukan khusus Indonesia.

"Dia jawab, 'tidak ada lagi banned-banned-an. Semua special forces akan kita berikan kesempatan yang sama dengan yang lain,'" kata Sjafrie menirukan pernyataan Hegseth.

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
3 Prajurit TNI Dituntut hingga 12 Tahun di Kasus P*m3un*h4n Kacab Bank
TAUD Laporkan 3 Hakim Militer Kasus Andrie Yunus ke MA, Soroti Dugaan Pelanggaran Etik
Prabowo: Situasi Geopolitik Dunia Penuh Ketidakpastian
Modernisasi Pertahanan Dipercepat, Prabowo Serahkan Alutsista Baru Rafale hingga Rudal Meteor ke TNI
Dendam Lama Pecah Jadi Perang Suku di Wamena! 13 Nyawa Melayang, Ratusan Warga Mengungsi
Di Hadapan Negara BRICS, Menlu Sugiono Soroti Gugurnya 4 Prajurit TNI di Lebanon
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru