BREAKING NEWS
Kamis, 06 Agustus 2026

Di Hadapan Negara BRICS, Menlu Sugiono Soroti Gugurnya 4 Prajurit TNI di Lebanon

Abyadi Siregar - Jumat, 15 Mei 2026 16:06 WIB
Di Hadapan Negara BRICS, Menlu Sugiono Soroti Gugurnya 4 Prajurit TNI di Lebanon
Menteri Luar Negeri Sugiono. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Menteri Luar Negeri Sugiono menyoroti gugurnya empat prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian di Lebanon saat menghadiri BRICS Foreign Ministers' Meeting di New Delhi, Kamis, 14 Mei 2026.

Dalam forum para menteri luar negeri negara anggota BRICS tersebut, Sugiono menegaskan pentingnya perlindungan terhadap personel penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertugas di wilayah konflik.

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan Sugiono juga menyerukan akuntabilitas penuh terhadap pihak yang bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan prajurit Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon atau UNIFIL.

Baca Juga:

"Keselamatan personel penjaga perdamaian PBB adalah prinsip yang tidak boleh dikompromikan," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, Jumat, 15 Mei 2026.

Pertemuan BRICS tahun ini digelar di bawah kepemimpinan India dengan mengusung tema Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability.

Tahun 2026 juga menjadi tahun kedua bagi Indonesia sebagai anggota BRICS.

Dalam forum tersebut, Sugiono mengatakan BRICS sebagai kekuatan negara-negara Global South harus mengambil peran lebih besar dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

"Nilai terbesar BRICS terletak pada penguatan suara negara-negara berkembang dalam membentuk tatanan global masa depan," ujar Sugiono.

Sebelumnya, Indonesia kehilangan empat prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon.

Prajurit pertama yang gugur adalah Farizal Rhomadhon, yang meninggal akibat serangan artileri pada 29 Maret 2026.

Sehari setelahnya, dua personel TNI lainnya yakni Zulmi Aditya Iskandar dan Muhammad Nur Ikhwan gugur saat konvoi pasukan yang mereka kawal diserang.

Sementara prajurit lainnya, Rico Pramudia, meninggal dunia pada 24 April 2026 setelah sempat menjalani perawatan akibat luka serius yang dideritanya.

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Trump Ungkap Xi Jinping Tawarkan Bantuan untuk Selesaikan Konflik AS dan Iran
Menlu Sugiono Bawa Isu Palestina hingga Gugurnya Pasukan UNIFIL ke Pertemuan BRICS di India
Mentan Amran Ungkap Alasan Libatkan TNI-Polri dalam Program Swasembada Pangan
Komnas HAM Minta Relokasi Korban Bencana Aceh Dilakukan Humanis, Tanpa Paksaan dan Libatkan Warga
Hakim Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Sudah Direncanakan, 4 Prajurit TNI Harap Tetap Bisa Berdinas
Menlu Singapura Soroti Selat Malaka dan Hormuz, Sebut Kerja Sama RI Jadi Contoh Stabilitas Dunia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru