BREAKING NEWS
Jumat, 15 Mei 2026

Menlu Sugiono Bawa Isu Palestina hingga Gugurnya Pasukan UNIFIL ke Pertemuan BRICS di India

Adelia Syafitri - Jumat, 15 Mei 2026 07:31 WIB
Menlu Sugiono Bawa Isu Palestina hingga Gugurnya Pasukan UNIFIL ke Pertemuan BRICS di India
Menlu RI, Sugiono pada BRICS Foreign Ministers’ Meeting di New Delhi, 14 Mei 2026. (Foto: Dok. kemlu)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NEW DELHI - Pemerintah Indonesia mengangkat isu Palestina hingga keselamatan pasukan perdamaian PBB dalam pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS yang digelar di New Delhi, India, Kamis (14/5/2026).

Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan pentingnya peran BRICS sebagai kekuatan negara berkembang dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global.

"Nilai terbesar BRICS terletak pada penguatan suara negara-negara berkembang dalam membentuk tatanan global masa depan," ujar Sugiono dalam BRICS Foreign Ministers' Meeting (FMM),dikutip dari Kementerian Luar Negeri, Jumat 15 Mei 2026.

Baca Juga:

Dalam forum tersebut, Indonesia kembali menegaskan dukungan penuh terhadap Palestina dan penyelesaian konflik melalui solusi dua negara atau two-state solution.

Selain itu, Sugiono juga secara khusus menyoroti gugurnya empat personel peacekeeper Indonesia yang bertugas di misi perdamaian PBB di Lebanon atau UNIFIL.

Indonesia meminta adanya akuntabilitas penuh terhadap pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Keselamatan personel penjaga perdamaian PBB adalah prinsip yang tidak boleh dikompromikan," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Indonesia juga menekankan pentingnya reformasi tata kelola global, termasuk sistem perdagangan internasional yang dinilai harus lebih inklusif, terbuka, dan non-diskriminatif.

Pemerintah turut menyatakan dukungan terhadap penguatan New Development Bank (NDB) dan mengungkapkan Indonesia tengah menyelesaikan proses internal untuk bergabung.

BRICS tahun ini berlangsung di bawah keketuaan India dengan tema "Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability".

Forum tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di India.*

(mt/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Akan Saksikan Penyerahan Denda Administratif Kawasan Hutan Rp10 Triliun di Kejaksaan Agung
Menlu Singapura Soroti Selat Malaka dan Hormuz, Sebut Kerja Sama RI Jadi Contoh Stabilitas Dunia
Singapura Usulkan Revitalisasi SIJORI dengan RI dan Malaysia, Dorong Lonjakan Investasi Digital dan Energi Kawasan
Indonesia Tegaskan Komitmen Hutan Lestari di Forum PBB, Raja Juli Singgung Arah Kebijakan Prabowo
742 Prajurit TNI Siap Dikirim ke Lebanon! Dudung: Mereka Sudah Siap Total
Menlu Ungkap Respons Positif Delegasi Negara Soal Prabowo Naik Maung di KTT ASEAN
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru