Kematian Sutrimo Dinilai Tak Wajar, Polda Metro Tunggu Hasil Lab Pekan Ini
JAKARTA Polda Metro Jaya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengetahui penyebab pasti kematian Sutrimo. Hingga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkap alasan aktivis KontraS, Andrie Yunus, belum dapat menghadiri sidang militer kasus penyiraman air keras yang menjerat empat anggota TNI di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Dalam persidangan, dokter spesialis mata Faraby Martha menjelaskan kondisi mata Andrie Yunus masih sangat rentan mengalami infeksi sehingga aktivitas di tempat ramai, termasuk menghadiri sidang, dinilai berisiko terhadap proses pemulihan korban.
"Yang paling kami takutkan adalah risiko infeksi apabila pasien menjalani aktivitas di tempat dengan banyak orang hadir, karena kondisi mata korban masih sangat rentan," ujar Faraby di hadapan majelis hakim.Baca Juga:
Menurut Faraby, korban hingga kini masih menjalani pengobatan intensif menggunakan antibiotik dan obat tetes mata guna mencegah infeksi lanjutan akibat paparan cairan kimia yang dialaminya.
Selain dokter mata, sidang juga menghadirkan dokter spesialis bedah plastik RSCM, Parintosa Atmodiwirjo. Ia menyampaikan bahwa Andrie saat ini masih menjalani proses tandur kulit sehingga membutuhkan masa pemulihan dengan pembatasan aktivitas ketat.
"Tandur kulit itu harus benar-benar dijaga. Kalau banyak bergerak, hasil tempelan kulit bisa lepas kembali," kata Parintosa.
Ia menambahkan, korban disarankan menjalani bed rest total selama tiga hingga empat minggu untuk memastikan proses penyembuhan berjalan optimal dan terhindar dari risiko infeksi.
Meski demikian, Parintosa menyebut kemungkinan Andrie hadir di persidangan tetap ada, namun harus melalui izin resmi dari pihak RSCM.
"Bisa hadir, tapi harus ada izin dari Direktur RSCM," ujarnya.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sendiri menyeret empat anggota Denma BAIS TNI sebagai terdakwa, yakni Serda Edi Sudarko, Lettu Budhi Hariyanto Widhi Cahyono, Kapten Nandala Dwi Prasetya, dan Lettu Sami Lakka.
Perkara ini disebut dipicu aksi Andrie Yunus yang melakukan interupsi dalam rapat revisi Undang-Undang TNI di Jakarta beberapa waktu lalu. Para terdakwa diduga emosi hingga merencanakan penyiraman menggunakan cairan kimia terhadap korban.
Sidang perkara tersebut masih terus bergulir dengan agenda pemeriksaan ahli dan saksi tambahan sebelum memasuki tahap tuntutan.*
JAKARTA Polda Metro Jaya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengetahui penyebab pasti kematian Sutrimo. Hingga
HUKUM DAN KRIMINAL
SAMOSIR Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sumatera Utara mencatat satu kejadian kebakaran hutan dan lahan atau karhut
PERISTIWA
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Malaysia berinisial FCB, 22 tahun, karena
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan sekaligus melakukan groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PL
EKONOMI
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyiapkan lahan hingga 500 hektare untuk pengembangan kopi arabika di Kabupaten Puncak, P
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan sebanyak 21.400 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) telah
EKONOMI
SURABAYA Pengemudi Mitsubishi Outlander yang terlibat dua kecelakaan hingga menewaskan seorang pekerja di Surabaya mengaku tidak sadar s
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan surat edaran yang berisi rekomendasi perbaikan proses penerimaan mahasiswa baru jal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menyiapkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS berkapasitas total 100 gigawatt peak (GWp) secara be
EKONOMI
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima bantuan 292 unit alat tangkap ikan jenis jaring insang dari Pemerintah Provinsi Sumat
PEMERINTAHAN