BREAKING NEWS
Rabu, 20 Mei 2026

Roy Suryo Cs Seret Rismon ke Polda Metro, ISBN Buku Gibran End Game Dipersoalkan

Nurul - Rabu, 20 Mei 2026 15:57 WIB
Roy Suryo Cs Seret Rismon ke Polda Metro, ISBN Buku Gibran End Game Dipersoalkan
Pakar Telematika Roy Suryo dan anggota Tim Pembela Ulama dan Aktivis tiba di Bareskrim Polri untuk menghadiri gelar perkara khusus terkait dengan dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Rabu (9/7/2025). (Foto: Shela Octavia/Kompas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kubu Roy Suryo melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar beserta istrinya ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pemalsuan dokumen ISBN (International Standard Book Number) pada buku berjudul Gibran End Game.

Laporan tersebut diajukan oleh Subhan Palal dan Irwan pada Rabu (20/5/2026). Kuasa hukum Roy Suryo, Abdul Gafur Sangadji, menyebut laporan dibuat karena ditemukan dugaan penggunaan ISBN tidak resmi pada cetakan pertama buku tersebut.

"Hari ini resmi melaporkan Rismon dkk, kemungkinan termasuk istrinya sebagai editor buku, terkait dugaan pemalsuan dokumen sebagaimana Pasal 391," kata Abdul kepada wartawan di Polda Metro Jaya.

Baca Juga:

Menurut Abdul, pihaknya menemukan adanya perbedaan nomor ISBN antara cetakan pertama dan cetakan kedua buku Gibran End Game. Pada cetakan pertama, ISBN yang digunakan diduga tidak sesuai dengan data resmi yang terdaftar.

"Diduga ISBN pada cetakan pertama palsu. Setelah dicetak ulang, ISBN-nya berubah dan sudah sesuai," ujarnya.

Ia menjelaskan, ISBN pertama dengan nomor 9786347378040 disebut terdaftar atas nama pihak lain. Sementara ISBN pada cetakan kedua tercatat menggunakan nomor berbeda yang diklaim telah resmi dan terdaftar atas nama Rismon.

Abdul menegaskan laporan tersebut tidak berkaitan dengan isi maupun substansi buku, melainkan murni menyangkut legalitas dokumen ISBN yang digunakan dalam penerbitan karya tulis tersebut.

"Yang dipersoalkan bukan isi bukunya, tapi penggunaan ISBN pada cetakan pertama yang kami duga bermasalah," jelasnya.

Pihak pelapor mengaku telah melakukan pengecekan ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas) sebelum membuat laporan ke polisi. Sejumlah dokumen dan bukti awal juga telah diserahkan kepada penyidik Polda Metro Jaya.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Rismon Sianipar terkait laporan tersebut.*

(oz/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wawako Tanjungbalai Temui Perpusnas, Bahas Penguatan Literasi dan Pengembangan Perpustakaan
Sinergi Tingkatkan Literasi, Lapas Labuhan Ruku Dapat Bantuan Buku dari Dua Perpustakaan Besar
Anggota Komisi X DPR Dorong Peningkatan Literasi dan Fasilitas Perpustakaan di Daerah 3T
Polisi Ungkap Komplotan Penipu COD Emas di Jakarta Utara, Gunakan Sajam dan Senpi dalam Aksi Kejahatannya
Hasidah S Lipung SS,S.H,M.H Bersama Ahli Waris Buat Laporan Penyekapan, Perampasan Kemerdekaan dan Pemalsuan Dokumen di Polres Jakarta Utara
Aiman Witjaksono Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Dugaan Ujaran Kebencian
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru