BREAKING NEWS
Jumat, 22 Mei 2026

Wapres Gibran Ajak Pemuda Muhammadiyah Terlibat Langsung dalam Pembangunan Wilayah 3T, Termasuk Papua

Nurul - Jumat, 22 Mei 2026 14:12 WIB
Wapres Gibran Ajak Pemuda Muhammadiyah Terlibat Langsung dalam Pembangunan Wilayah 3T, Termasuk Papua
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat membuka Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Tahun 2026 di Badung, Bali, Kamis (21/5/2026). (foto: Pemprov Bali)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BADUNG – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak kader Pemuda Muhammadiyah untuk lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk di Papua.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan transformasi digital.

Ajakan tersebut disampaikan Gibran saat membuka Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Tahun 2026 di Badung, Bali, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga:

"Ini saya minta juga teman-teman Pemuda Muhammadiyah, Pak Ketua Bang Fikar, mohon lebih sering-sering mengadakan acara atau mengirim teman-temannya ke area-area 3T," kata Gibran.

Menurut Gibran, pengalaman langsung melihat kondisi masyarakat di wilayah terpencil akan memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai tantangan pembangunan yang masih dihadapi Indonesia.

Karena itu, ia berharap organisasi kepemudaan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung program-program pemerintah di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran mengungkapkan dirinya telah beberapa kali melakukan kunjungan kerja ke berbagai wilayah di Papua.

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai target sekaligus melihat secara langsung kebutuhan masyarakat setempat.

Ia bahkan membuka peluang mengajak kader Pemuda Muhammadiyah untuk ikut serta dalam kunjungan berikutnya ke Papua agar dapat menyaksikan langsung kondisi riil di lapangan.

"Kalau bisa mungkin kunjungan berikutnya kita ajak teman-teman Pemuda Muhammadiyah ke Papua, biar tahu keadaan real di sana seperti apa, bagaimana tantangannya di sana seperti apa. Karena Pemuda Muhammadiyah pasti sangat konsen untuk masalah kesehatan dan pendidikan," ujarnya.

Menurut Gibran, keterlibatan organisasi kepemudaan akan memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perhatian khusus.

Selain menyoroti pembangunan di daerah 3T, Gibran juga mengingatkan generasi muda Indonesia agar memanfaatkan momentum bonus demografi yang saat ini dimiliki bangsa Indonesia.

Ia menilai bonus demografi merupakan kesempatan yang hanya datang sekali dan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, daya saing, serta kualitas generasi muda.

Menurut Gibran, berbagai tantangan global seperti ketidakpastian geopolitik, perang dagang, perang tarif, perubahan iklim, hingga disrupsi teknologi membutuhkan kolaborasi yang kuat di kalangan anak muda.

"Ini adalah momen-momen yang penuh dinamika, ini adalah krisis global, geopolitik yang tidak menentu, perang dagang, perang tarif, perubahan iklim, disrupsi teknologi. Ini waktunya anak-anak muda, sesama anak muda saling bergandengan tangan," kata dia.

Gibran menegaskan pemerintah tidak dapat menghadapi berbagai tantangan nasional dan global tanpa dukungan masyarakat, terutama generasi muda.

Karena itu, ia mendorong seluruh elemen pemuda untuk terlibat aktif dalam pembangunan dan menjaga semangat kolaborasi.

"Ini adalah saat yang sangat penting, sangat krusial, karena momen ini hanya datang satu kali dan tidak akan terulang lagi. Karena itu saya berpesan sekali lagi, anak-anak muda harus saling bergandengan tangan," ujar Gibran.

Ajakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan nasional, khususnya di wilayah 3T yang masih menghadapi berbagai tantangan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan akses teknologi.*


(km/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tak Lagi Abu-Abu, Status Pembela HAM Resmi Diakui Negara!
RUU HAM Larang Anggota dan Purnawirawan TNI-Polri Jadi Komisioner Komnas HAM
Didesak Mundur dari Jabatan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud: Jadi Anggota Dewan Dulu Baru Bisa Ngomong Begitu
Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang, Fokus Tingkatkan SDM dan Penyaluran Tenaga Kerja
Pemkab Simalungun Gelar MTQ Ke-52, Bupati Anton: Al-Qur’an Jadi Fondasi Generasi Bermartabat
Jelang Idul Adha, Ketua TP PKK Simalungun Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Pekarangan Rumah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru