Dari Kenduri Diraja hingga Istana Maimun, Ini Komitmen Rico Waas Jaga Warisan Kesultanan Deli
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH – Personel Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh, Bripda M. Dimas Pratama, berhasil mengharumkan nama institusinya setelah meraih medali emas pada ajang Kejuaraan Judo Piala Kapolri Cup Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Bripda Dimas tampil impresif pada kelas +90 kilogram dan sukses keluar sebagai juara pertama usai mengalahkan atlet dari Polda Metro Jaya dalam partai final.
Kejuaraan Judo Piala Kapolri Cup 2026 digelar selama lima hari, mulai 16 hingga 20 Mei 2026, di GOR Segiri, Samarinda.Baca Juga:
Ajang tersebut diikuti oleh kontingen dari seluruh Kepolisian Daerah (Polda) se-Indonesia dan dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, mengatakan keberhasilan Bripda Dimas menjadi bukti kualitas pembinaan atlet di lingkungan Polda Aceh.
"Bripda M. Dimas Pratama berhasil meraih juara pertama dan memperoleh medali emas pada kelas +90 kilogram setelah mengalahkan atlet dari Polda Metro Jaya di partai final," kata Joko Krisdiyanto dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).
Menurut Joko, kompetisi tersebut mempertandingkan berbagai kelas baik untuk kategori polisi laki-laki (Polki) maupun polisi wanita (Polwan).
Untuk kategori Polki, nomor yang dipertandingkan meliputi kelas -60 kilogram, -66 kilogram, -73 kilogram, -81 kilogram, -90 kilogram, hingga +90 kilogram.
Sementara kategori Polwan mempertandingkan kelas -52 kilogram, -57 kilogram, -63 kilogram, -70 kilogram, -78 kilogram, dan +78 kilogram.
Selain Bripda Dimas, Polda Aceh juga mengirimkan Bripda M. Fadhil Thoriq yang berlaga pada kelas -60 kilogram.
Kedua atlet didampingi Brigadir Polisi Agus Satria dari SPN Polda Aceh yang bertindak sebagai official tim selama kejuaraan berlangsung.
Joko menambahkan, Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo turut hadir mewakili Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah dalam rangkaian kegiatan pembukaan hingga penutupan Kejuaraan Judo Piala Kapolri Cup 2026.
Prestasi yang diraih Bripda Dimas dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi Polda Aceh sekaligus menunjukkan kemampuan personel kepolisian daerah tersebut tidak hanya dalam tugas pengamanan dan pelayanan masyarakat, tetapi juga di bidang olahraga prestasi.
Keberhasilan tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengukir prestasi di tingkat nasional.
"Prestasi ini menunjukkan dedikasi, disiplin, dan kemampuan personel Polda Aceh dalam bidang olahraga bela diri, khususnya judo," ujar Joko.
Dengan raihan medali emas tersebut, nama Polda Aceh kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional melalui ajang olahraga yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh jajaran kepolisian Indonesia.*
(ad)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
JAKARTA Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang w
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memastikan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta telah disiapkan. Namun, pemerintah belum
EKONOMI
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengungkap bakal ada kejutan dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumatera Utara
PEMERINTAHAN
MEDAN Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (15/8/2026) petang. Ba
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung memantau gotong royong massal yang digelar serentak di 21 kecamatan dalam
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, berujung ricuh pada Sabtu (15/8/2026). Kericu
PERISTIWA
BANDA ACEH Tokoh sekaligus mediator perdamaian Aceh asal Finlandia, Juha Christensen, meminta semua pihak menghormati penggunaan bendera
POLITIK