BREAKING NEWS
Senin, 01 Juni 2026

Antre 12 Tahun, Kepala BGN Akhirnya Berhaji Jalur Reguler dan Rasakan Keajaiban Spiritual

Adelia Syafitri - Senin, 01 Juni 2026 16:12 WIB
Antre 12 Tahun, Kepala BGN Akhirnya Berhaji Jalur Reguler dan Rasakan Keajaiban Spiritual
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana. (Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/wpa/aa.)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JEDDAH – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan pengalaman spiritualnya saat menunaikan ibadah haji untuk pertama kalinya melalui jalur reguler. Dadan mengaku harus menunggu selama 12 tahun sejak mendaftar hingga akhirnya mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2026.

Dadan bersama sang istri diketahui mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji reguler pada 5 Mei 2014. Setelah menanti lebih dari satu dekade, keduanya akhirnya mendapat panggilan berhaji dan berangkat pada 20 Mei 2026.

"Kita berdua sudah daftar sejak 5 Mei 2014, jadi 12 tahun menunggu dan akhirnya kita dipanggil persis di tahun ini," ujar Dadan saat ditemui di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi,Minggu (31/5/2026) malam.

Baca Juga:

Ia menjelaskan bahwa dirinya berangkat menggunakan kuota haji reguler melalui Kelompok Terbang (Kloter) 27 Embarkasi JKS yang diberangkatkan dari Bekasi.

Selama menjalankan rangkaian ibadah haji, Dadan mengaku merasakan banyak kemudahan yang menurutnya menjadi pengalaman spiritual yang sangat berkesan.

Menurutnya, sejak keberangkatan dari Indonesia hingga pelaksanaan berbagai rukun haji, seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

"Pengalaman spiritualnya, entah kenapa semua dilancarkan sejak awal, mulai dari keberangkatan," katanya.

Dadan menceritakan salah satu pengalaman yang paling berkesan terjadi saat melaksanakan lempar jumrah aqabah pada 10 Dzulhijjah. Meski kondisi lokasi dipadati jemaah, ia merasa mendapatkan kemudahan saat menuju area jamarat.

Selain itu, Dadan juga mengaku bersyukur karena dapat menjalankan ibadah di Raudhah saat berada di Madinah sebelum kembali ke Jeddah.

Meski awalnya dijadwalkan pulang ke Indonesia pada 4 Juni 2026, Dadan memutuskan kembali lebih cepat karena mendapat tugas yang berkaitan dengan agenda Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, kepulangan lebih awal dilakukan untuk menghadiri kegiatan penting bersama Presiden yang berlangsung pada 2 dan 3 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Dadan juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan operasional haji tahun 2026. Ia menilai pelayanan yang diberikan kepada jemaah Indonesia berjalan baik, mulai dari proses keberangkatan hingga pelayanan di Arab Saudi.

"Saya kira bagus sekali, dari embarkasi sampai tiba di Jeddah semuanya berjalan cepat dan tertata dengan baik," ujarnya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada para petugas haji yang dinilai sigap membantu dan mendampingi jemaah selama menjalankan ibadah.

Menurut Dadan, pelayanan yang optimal membuat para jemaah merasa nyaman sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lebih khusyuk dan lancar.*

(k/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BGN Targetkan 30.000 Dapur MBG, Kini 27.900 Sudah Beroperasi
BGN Luruskan Tujuan MBG: Utamakan Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Sebelum Siswa Sekolah
BGN Tegaskan Tak Pernah Tunjuk Calo SPPG: Tidak Ada Pungutan Biaya dalam Program MBG
Efek Berganda Program MBG, Rico Waas Sebut 255 SPPG di Medan Bisa Gerakkan Ekonomi Warga dan UMKM
BGN Dituding Tipu 97 Rekanan, Hasil Pekerjaan Senilai Rp 1 Triliun Lebih Belum Dibayar
NBI Sebut Program MBG Bisa Jadi “Raksasa” Jika Tata Kelola Dibenahi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru